Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 27 Agustus 2026
Servis Dulang dan Wanci Raup Cuan di Blahkiuh Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Di tengah kreativitas warga dalam membaca peluang usaha, muncul satu bisnis terbilang antimainstream namun mampu menghasilkan cuan, yakni jasa servis dulang dan wanci berbahan fiber di Desa Blahkiuh, Badung.
Pelaku usaha, I Gusti Ngurah Krisnawan, menggeluti jasa servis dulang dan wanci serta kebanjiran pesanan terutama menjelang hari raya besar umat Hindu.
Dulang dan wanci merupakan perlengkapan penting bagi umat Hindu yang digunakan sebagai tempat sesaji saat upacara adat di pura maupun perayaan hari besar keagamaan. Seiring waktu, banyak dulang mengalami pewarnaan yang pudar, retak, bahkan patah, sehingga jasa servis menjadi solusi yang paling dicari warga.
“Respons pasar bagus, banyak yang butuh perbaikan ganti warna, retak sampai patah. Ibu-ibu biasanya servis karena lebih irit, dulang jadi seperti baru lagi", jelasnya, Sabtu (6/12/2025) saat ditemui langsung di sela aktivitasnya.
Untuk tarif, perbaikan dulang fiber dibanderol mulai dari Rp75 ribu untuk susun tiga, susun empat Rp85 ribu, dan susun lima Rp95 ribu. Untuk efisiensi, Krisnawan terlebih dahulu mengumpulkan pesanan, lalu mengerjakannya bersama dalam satu pekan.
"Proses perbaikan bisa selesai dalam waktu sejaman saja tergantung tingkat kerusakan," cetusnya.
Menjelang hari raya, pesanan dapat melonjak hingga 20 dulang per hari. Sementara di hari biasa berkisar antara 5 hingga 15 unit.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4711 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2519 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2156 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1778 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1204 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun