Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Setubuhi Keponakan, Subagia Digelandang Ke Polisi
Beritabali.com, Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sungguh bejat kelakuan I Wayan Subagia (51) warga Banjar Tunjuk Tengah, Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan. Ia tega menyetubuhi keponakanya Ni Pt A (19) yang menderita keterbelakangan mental.
Akibat perbuatan tak bermoral itu, Subagia akhirnya digelandang ke polisi. Sebelumnya ibu korban melaporkan aksi asusila Subagia ke Polres Tabanan.
Kasatreskrim AKP I Nyoman Wirajaya Senin (20/6) mengatakan terbongkarnya aksi tersangka I Wayan Subagian berawal ketika ibu korban memergoki anaknya sedang menaikan celananya di belakang rumahnya, Minggu sore (19/6).
Saat ditanya oleh ibunya, korban dengan terus terang mengatakan kalau dia habis disetubuhi oleh Subagia. Korban juga mengaku kalau Subagia yang juga berstatus paman korban itu, telah tiga kali menggerayangi tubuh korban.
Setelah diperiksa, ternyata ada bekas darah dan bekas seperma di bagian paha korban. Tidak terima anaknya
diperlakukan demikan, orang tua korban kemudian melaporkan kasus ini ke polisi.
Kami masih menunggu hasil visum. Mengingat korban menderita kelainan mental kami harus membawanya ke psikiater, tandas Wirajaya.
Sementara itu tersangka Subagia telah diamankan di Mapolres Tabanan. Tersangka Subagia mengaku telah tiga kali menyetubuhi korban.
Saya tidak memaksanya, hanya mencubit saja, jelasnya sambil menunduk.
Akibat perbuatanya, tersangka Subagia dijerat melanggar pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan acaman 12 tahun penjara.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3343 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 865 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan