Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Siap Dipasarkan, Ini Kesepakatan Harga Jual Garam Beryodium Kusamba
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan Pertemuan dengan petani Garam bertempat di Kantor perbekel Kusamba pada kamis (2/7/2020).
[pilihan-redaksi]
Kepala Dinas Ketahanan pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung I Wayan Durma menyatakan Tercatat sebanyak 17 Petani Garam mengikuti Pertemuan tersebut. Pertemuan yang dilakukan dengan para Petani garam ini bertujuan untuk menyamakan persepsi mengenai harga jual dari Garam Beryodium Kusamba yang akan dipasarkan ke Pasar, Toko, dan Supermarket.
I Wayan Durma melaporkan bahwa Seorang Petani Garam pada musim Kemarau dapat menghasilkan 15 kilogram per hari, sedangkan pada musim hujan para petani garam belum tentu mendapatkan hasil produksi yang sama dengan pada saat musim kemarau.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan bahwa tujuan dari diluncurkannya Garam Beryodium label “Uyah Kusamba Gema Santi” adalah bukan mengenai berapa jumlah garam yang dapat dijual oleh Koperasi, melainkan untuk petani garam yang harus bangkit dan dapat merasakan keuntungan dari apa yang sudah dikerjakan. Beliau berkeinginan kedepan untuk mengkolaborasikan antara teknologi produksi garam dengan pariwisata.
“Saya tidak ingin petani garam bekerja berat tetapi tidak mendapatkan hasil,” Ujar Bupati Suwirta.
Bupati Suwirta menyampaikan pemerintah tidak hanya membantu pemasaran garam beryodium saja tetapi juga akan membantu dalam produksi garam beryodium juga.
“Garam kusamba dapat menjadi tuan di rumah sendiri dan kebanggaan masyarakat Klungkung,” harap Bupati Suwirta.
Bupati Suwirta memiliki keinginan untuk melibatkan Generasi muda dalam proses pembuatan sampai pemasarannya, sehingga Garam beryodium Kusamba bisa tetap ada di masa yang akan datang. Terkait pemasaran, Bupati Suwirta akan berdayakan Koperasi dan Bumdes sebagai langkah awal pemasaran Garam Kusamba setelah melakukan launching.
Bupati Suwirta menugaskan instansi terkait untuk mempersiapkan packagingnya, agar setelah launching, garam beryodium dapat segera dipasarkan.
Ketua kelompok Tani Garam Sarining Segara Pak Mangku Rena menyatakan menyambut baik niat yang dimiliki Bupati Suwirta dalam memberdayakan generasi muda, yang nantinya dapat menjadi penerus dalam hal produksi dan pemasaran garam Beryodium Kusamba.
“Saya akan membantu menumbuhkan minat generasi muda dalam hal memproduksi dan memasarkan garam kusamba", ujarnya.
Dalam Pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sepakat dengan petani garam mengenai pembelian bahan baku garam dengan harga Rp. 10.000,00, @ 1 kilo kemudian akan dijual di pasar dengan harga Rp. 5.000,00 @250gram.
Turut hadir dalam Pertemuan tersebut, Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung, Wayan Ardiasa, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung, I Gede Kusumajaya, Manajer Koperasi Lembaga Ekonomi Produktif Pesisir Mina Segara Dana, I Gusti Nyoman Sadi Ari Putra.
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3051 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1826 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun