Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Sidak Dewan Jalan Kaki
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kendatipun sudah diatur sedemikian rupa, penggunaan mobil
dinas (mobnas) DPRD Jembrana tetap saja amburadul karena anggota dewan tidak mengindahkannya. Akibatnya saat jadwal sidak masing-masing komisi, Rabu (15/10) ikut amburadul, lantaran mobnas tidak ada. Bahkan komisi C melakukan sidak dengan berjalan kaki.
Saat ini di DPRD Jembrana ada 10 mobnas dengan pemanfaatan 3 unit untuk pimpinan dewan, 3 unit untuk komisi, 1 unit untuk badan kehormatan sedangkan sisanya merupakan mobil di pool. "Hari ini jadwalnya sidak oleh masing-masing komisi tapi kemungkinan batal karena mobnas tidak ada," Sekretaris Komisi C, Iskandar Alfan.
Menurutnya, penggunaan mobnas di setiap komisi sudah diatur jadwalnya tapi seringkali tidak ditepati. "Setiap anggota komisi mendapat jatah membawa mobnas selama 4 hari. Namun banyak juga anggota yang menggunakannya sampai sebulan. Seringkali ponselnya mati kalau dihubungi sehingga saat mobnas tersebut dibutuhkan seperti sekarang ini, tidak ada mobnas yang bisa digunakan untuk keperluan dinas,"ujarnya.
Wakil Ketua Komisi C, I Ketut Subadi mengatakan pihaknya tidak mengerti maksud anggota komisinya yang saat ini mendapatkan jadwal menggunakan mobnas karena tidak datang saat mobnas itu sangat dibutuhkan.
"Hari ini menurut jadwal kita mau sidak ke proyek-proyek tapi mobnas tidak ada karena masih dibawa,"ujarnya tanpa mengatakan siapa anggota komisinya yang membawa mobnas itu. Subadi mengakui setiap anggota komisi memang boleh membawa mobnas itu secara bergilir tetapi setiap hari kerja harus dibawa ke kantor "Namanya saja mobnas tentu lebih banyak dimanfaatkan untuk kepentingan dinas, bukan sebaliknya,"ucapnya.
Lantaran mobnas tidak ada, Subadi dan Iskandar yang sedianya sidak ke beberapa proyek, terpaksa hanya mengecek proyek yang lokasinya dekat kantor dewan dengan berjalan kaki. "Mau bagaimana lagi, daripada jadwal sidak tidak terlaksana, kita terpaksa jalan kaki,"ujarnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5856 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan