Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Siswa SMA Tewas Gantung Diri
BERITABALI.COM, BADUNG.
Cara berpikir kaum remaja jaman sekarang, sulit dimengerti. Bila dinasehati, cenderung salah persepsi. Padahal nasehat orang tua adalah untuk mendidik kepribadian sang anak. Itulah yang dialami Kadek Juliartha (17) tinggal di Perum Taman Jimbaran, Nusa Dua. Minggu (9/11), dia nekad gantung diri di kamarnya karena tidak terima dinasehati orang tua.
Remaja yang baru duduk di bangku kelas III SMA Dwijendra, Denpasar ini, ditemukan tewas sekitar pukul 08.00 Wita. Dia mengikat lehernya dengan tali plastik yang digantung di atas plafon kamar tidurnya.
Kadek Juliartha kali pertama ditemukan tewas oleh sanak keluarganya yang masuk ke dalam kamar. Saksi pun kaget dan berteriak histeris
Keluarga korban mengaku tidak ada melihat gejala buruk yang dilakukan Juliartha. Malam sebelum ajal menjemput, korban masih terlihat mengobrol dan merokok di ruang tamu.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Bualu AKP I Made Suwirta mengatakan, Minggu (9/11), dari penyelidikan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Dikatakan perwira asal Balun, Denpasar itu, di kamar korban ditemukan sebuah surat wasiat yang dibubuhi secarik kertas. Isi surat wasiat, menerangkan, korban meminta maaf atas perbuatan nekadnya itu (gantung diri). Di dalam surat tersebut, korban mengakui, selama ini tidak pernah menuruti nasihat orang tuanya.
Dari keterangan, orang tua korban tidak memarahi anaknya. Cuma dinasehati, karena masih sekolah jangan sering keluar malam,†papar Kapolsek.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 738 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 671 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 491 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 472 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik