Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 9 Mei 2026
Soal Gunung Agung, Masyarakat Diminta Tidak Panik dan Ikuti Informasi Resmi
Selasa, 19 September 2017,
08:38 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Denpasar. Kondisi Gunung Agung saat ini ditetapkan dalam Level Waspada, ini berarti radius tiga kilometer dari kawah dinyatakan dilarang ada aktifitas masyarakat ataupun wisatawan.
Hal ini ditegaskan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali, Dewa Indra didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali dalam konferensi persnya bertempat di Press Room Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Senin (18/9).
Menurut Dewa Indra, Gunung Agung merupakan gunung yang dianggap aktif, erupsi terakhir pada tahun 1963, berlangsung selama satu tahun. Seperti diketahui pada tanggal 14 September yang lalu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menaikkan level peringatan dini Gunung Agung dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada).
“Pada level waspada ini aktifitas Gunung Agung meningkat, dilihat dari beberapa parameternya,” kata Dewa Indra.
Pihaknya menjelaskan, pada level ini masyarakat harus mengikuti arahan dari pemerintah. Masyarakat maupun wisatawan dilarang beraktifitas pada radius tiga kilometer dari kawah Gunung Agung. Dan bagi pemerintah ini juga merupakan peringatan dini untuk melaksanakan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah.
Terhadap peningkatan status ini, masyarakat dihimbau tidak panik, masyarakat diharuskan memantau dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah, baik BPBD tingkat Provinsi, kabupaten/kota, Camat, Kepala Desa dan Kepala Dusun. Peringatan dini merupakan langkah pemerintah dalam penanggulangan kebencanaan untuk mengurangi resiko akibat bencana.
“Saya menghimbau kepada masyarakat terutama sekali yang berada di Kawasan Rawan Bencana Gunung Agung. Yang pertama, tetap tenang tidak usah panik. Yang kedua, ikuti arahan resmi dari pemerintah. Jika ada informasi yang berkembang dari sumber tidak jelas segera cari informasi dari sumber yang resmi. Yang ketiga, setiap arahan resmi dari pemerintah supaya diikuti, ditaati dengan baik,” tegas Dewa Indra.
Sementara itu, aktifitas Gunung Agung terus dipantau 24 jam setiap hari oleh Pos Pemantau di Desa Rendang, Karangasem. Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait. Pemerintah Kabupaten Karangasem sudah melakukan tindakan kewaspadaan dengan menentukan tempat kesiapsiagaan yang relatif aman.
Selain itu juga sudah disusun rencana apabila dilaksanakan evakuasi warga, inventarisir kebutuhan, baik personil, peralatan, maupun dukungan keuangan.[bbn/rls/psk]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 895 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 754 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 572 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 537 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026