Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 27 Agustus 2026
Studi Sebut Berendam Air Panas Bisa Bakar Kalori, Ini Penjelasannya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga merupakan cara tepat untuk membakar kalori. Hanya saja, sebuah penelitian di Inggris beberapa tahun lalu menyebut bahwa kita bisa membakar kalori tanpa perlu banyak bergerak.
Caranya mudah, cukup melakukan aktivitas mandi berendam air panas! Meski terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, tetapi itulah temuan dari para ilmuwan di Universitas Nottingham Trent.
Menurut peneliti di sana, mandi air panas dapat membakar lebih dari 100 kalori. Untuk membuktikannya, peneliti membandingkan hasil pembakaran kalori dari merendam pada suhu air 40 derajat Celcius dan bersepeda selama satu jam.
Kelompok bersepeda ditemukan membakar lebih banyak kalori, tetapi mereka yang mandi air panas tetap kehilang sebagian kalorinya. Peneliti juga menemukan mandi air panas dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap sehat dan meningkatkan kualitas tidur.
"Ketika Anda mandi air panas, tubuh Anda berusaha mencegah dirinya dari kepanasan. Ini dilakukan dengan memperlebar pembuluh darah untuk mencoba memindahkan sebagian panas dari darah ke atmosfer di sekitarnya. Perubahan ini kemudian berdampak pada tekanan darah, jadi untuk menjaga tekanan stabil, detak jantung juga meningkat," kata ahli fisiologi olahraga dari Universitas Nottingham Trent, Dr Steve Faulkner.
Studi ini juga menemukan bahwa orang yang rajin melakukan sauna atau hot tub memiliki risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes yang lebih rendah.
Tapi meski hasil dan temuan ini menyenamgkan bagi orang-orang yang benci pergi berolahraga, Dr Faulkner tetap memperingatkan bahwa aktifitas fisik masih perlu dilakukan secara teratur.
"Ini bukan jalan pintas untuk kebugaran atau pengganti untuk berolahraga. Ini bisa meniru beberapa manfaat olahraga tetapi tidak semuanya. Tetapi bagi orang yang tidak bisa berolahraga, mungkin karena kondisi kesehatan atau cacat tertentu, ini bisa menjadi pilihan yang berguna."
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4709 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2517 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2156 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1777 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1204 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun