Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Sungai di Banyuwangi Meluap, Satu Rumah Warga Ambrol
BERITABALI.COM, BANYUWANGI.
Intensitas hujan yang tinggi membuat debit air di Sungai Kalilo, Banyuwangi naik hingga mengakibatkan bangunan rumah warga yang berada di pinggir sungai Kalilo ambrol, Sabtu (11/2/2023).
Sebagian perabotan rumah pun ikut hanyut. Bangunan tersebut berada di Jalan MH Thamrin, Kelurahan Pengantigan, Kecamatan Banyuwangi.
Bangunan rumah berlantai dua yang ambrol tersebut milik Didik Winarno (55). Ia mengaku, peristiwa itu terjadi sekira pukul 16.00 WIB. Saat kejadian Didik dan istrinya tengah berada di toko yang terletak di bagian depan rumahnya. Ia dan keluarganya selamat dari musibah ini.
Baca juga:
Wisatawan Membludak ke Nusa Penida, Bupati Suwirta Minta Jembatan Ambrol Segera Diperbaiki
"Tahu-tahu dengar suara keras dari belakang, setelah dilihat sebagian bangunan sudah amblas ke sungai," ujarnya.Minggu (12/2/2023)
Atas kejadian tersebut, Didik mengaku harus menelan kerugian mencapai puluhan juta. Karena kerusakan yang sangat serius.
"Kalau waktu saya bangunnya habis sekitar Rp70 juta. Belum lagi perabotan rumah yang ikut hanyut," katanya.
Menurutnya, bangunan miliknya ambrol bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya sebagian bangunan rumah juga ambrol menyusul longsoran pada plengsengan sungai.
"Kejadiannya dulu, sekitar 7 atau 8 tahun yang lalu," bebernya.
Pantauan di lapangan, plengsengan yang ambrol panjangnya mencapai sekitar 30 meter. Sehingga, pondasi rumah yang tepat berada di atasnya ikut tergerus.
Sementara, Kapolsek Banyuwangi AKP Kusmin mengatakan, musibah ini terjadi saat hujan turun cukup deras. Dia memastikan, tidak ada korban dalam kejadian ini. Namun kejadian ini menutup gang yang menjadi akses keluar masuk warga. Sehingga warga harus memutar lebih jauh.
"Kami akan berkoordinasi dengan BPBD Banyuwangi dan instansi terkait untuk penanganan kejadian ini," ujarnya.
Kusmin mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terutama yang rumahnya berada di bantaran sungai. Sebab hujan dengan intensitas lebat dalam beberapa hari ini terus mengguyur Banyuwangi dan sekitarnya.
“Tetap wasapda bagi masyarakat terutama bagi yang tinggal dekat dengan sungai besar. Karena intensitas hujan masih cukup lebat di Banyuwangi,” pungkasnya. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2802 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1975 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun