Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Suwirta Target 100% Sekolah Aman Bencana di Klungkung
Selasa, 20 Agustus 2019,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta minta BPBD Klungkung, Dinas Pendidikan dan Bappeda - Litbang Klungkung, merencanakan dan mengalokasikan anggaran agar tahun depan semua sekolah di Klungkung bisa 100 persen menjadi Sekolah Aman Bencana (SAB).
[pilihan-redaksi]
Ia mengapresiasi pelaksaanaan kegiatan SAB yang diselenggarakan BPBD Provinsi Bali untuk memfasilitasi pembentukan SAB di Klungkung. Kedepannya akan dialokasi anggaran yang cukup melalui APBD Klungkung agar semua sekolah yang berada di Kabupaten Klungkung dapat dibentuk sekolah aman bencana.
Ia mengapresiasi pelaksaanaan kegiatan SAB yang diselenggarakan BPBD Provinsi Bali untuk memfasilitasi pembentukan SAB di Klungkung. Kedepannya akan dialokasi anggaran yang cukup melalui APBD Klungkung agar semua sekolah yang berada di Kabupaten Klungkung dapat dibentuk sekolah aman bencana.
Sementara itu, dalam upaya terus meningkatkan kesadaran bahwa wilayah Bali merupakan bagian dari “ring of fire” dan semakin meningkatnya tren bencana hidrologis, diperlukan keterpaduan strategi pengurangan risiko bencana dari seluruh stakeholders termasuk di sektor pendidikan.
Melalui pendidikan diharapkan pengurangan resiko bencana dapat mencapai sasaran yang lebih luas dan dapat diperkenalkan sejak dini.
Untuk mendukung usaha pengurangan resiko bencana melalui sektor pendidikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali telah melakukan berbagai upaya antara lain dengan melakukan sosialisasi ke sekolah dan perguruan tinggi, mengeluarkan imbauan pendidikan tangguh bencana serta melaksanakan fasilitasi pembentukan Sekolah Aman Bencana (SAB).
BPBD Provinsi Bali memfasilitasi Pembentukan SAB di SMP Negeri 2 Dawan Klungkung. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta berkesempatan hadir dalam acara pembukaan sekaligus memberikan arahan. Dalam acara pembukaan tersebut, turut hadir Kalaksa BPBD Provinsi Bali, Kalaksa BPBD Klungkung, Kadis Pendidikan Klungkung, Bappeda Litbang Klungkung, Camat Dawan dan Perbekel Desa Gunaksa serta para narasumber.
Saat hadir dalam acara pembukaan, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Made Rentin, menerangkan karena keterbatasan anggaran, setiap tahun BPBD Provinsi Bali hanya bisa menfasilitasi satu sekolah dalam pembentukan SAB, oleh karena itu BPBD berharap ada sinergitas dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dan dukungan dari pusat untuk dapat mengalokasikan anggaran untuk kegiatan seperti ini.
Dijelaskan tujuan dari Pembentukan SAB ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas warga sekolah dalam menghadapi ancaman bencana yang mungkin terjadi di sekolah.
Dipilihnya SMP Negeri 2 Dawan, Klungkung sebagai lokasi pembentukan SAB karena sesuai dengan penjajakan yang dilakukan bersama BPBD Klungkung, lokasi sekolah yang berada pada kawasan yang memiliki risiko tinggi terhadap ancaman bencana gempa bumi dan tanah longsor.
Di akhir sambutannya Made Rentin menegaskan sejalan dengan penetapan tanggal 26 sebagai Hari Simulasi Bencana oleh Gubernur Bali diharapkan setelah kegiatan ini berakhir sekolah tetap meningkatkan kapasitasnya dalam pengurangan risiko bencana melalui pelatihan dan simulasi secara rutin tiap bulan.
[pilihan-redaksi2]
Kegiatan SAB ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari dari tanggal 19 hingga 23 Agustus 2019, dengan jumlah peserta 50 orang yang terdiri dari komite sekolah, tenaga pendidik (guru), tenaga pendidikan (tata usaha), petugas keamanan sekolah dan siswa. Untuk hari terakhir akan dilaksanakan simulasi yang melibatkan seluruh warga sekolah.
Kegiatan SAB ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari dari tanggal 19 hingga 23 Agustus 2019, dengan jumlah peserta 50 orang yang terdiri dari komite sekolah, tenaga pendidik (guru), tenaga pendidikan (tata usaha), petugas keamanan sekolah dan siswa. Untuk hari terakhir akan dilaksanakan simulasi yang melibatkan seluruh warga sekolah.
Narasumber yang terlibat dari BPBD, Dinas Pendidikan, Bappeda - Litbang, BMKG, KPPAD dan PMI. Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan pengetahuan pihak sekolah terkait pengurangan resiko bencana, dan akan menghasilkan beberapa dokumen penting diantaranya Penilaian Risiko Bencana, Dokumen Rencana Aksi, Dokumen Protap, Peta Evakuasi, Rambu Jalur Evakuasi dan Titik Kumpul.(bbn/rls/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026