Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Tabrak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
'Resep' Polres Jembrana untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas dengan menjaga ‘jalur setan’ Denpasar-Gilimanuk selama 24 jam tidak manjur. Hari ini, jalur tersebut kembali meminta tumbal nyawa.
Korban tewas terakhir bernama Putu Dian Pratama (18), ABG asal Desa Penyaringan, Mendoyo. Ia tewas di TKP setelah menabrak ‘pantat’ truk yang sedang berhenti di pinggir jalur Denpasar-Gilimanuk km 83-84 Dusun Tembles, Penyaringan, Mendoyo, Kamis (2/4). Truk tersebut kabur setelah mengetahui Putu Dian tewas.
Dari informasi yang dihimpun, Kamis (2/4), kecelakaan maut ini terjadi berawal saat Putu Dian yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio DK 2167 WY melaju dari arah timur pada saat situasi jalan sepi.
Putu Dian lengah dan tidak memperhatikan truk tidak dikenal yang sedang berhenti di pinggir jalan sebelah Selatan sehingga Putu Dian menyeruduk pantat truk tersebut dan tewas di TKP.Sementara truk yang hingga kini masih belum dikenali, kabur melarikan diri ketika mengetahui kalau Putu Dian tewas lantaran mengalami memar pada pelipis kiri sampai pipi, lecet pelipis kanan, pendarahan hidung kanan, memar pada dada kiri dan meninggal dunia di TKP.
Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Nuryana seijin Kapolres Jembrana, AKBP Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Kamis (2/4) membenarkan kejadian tersebut. Menurut Nuryana, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1411 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1072 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 913 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 811 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik