Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Telkom Targetkan Pendapatan US $ 6,8 Juta
Jimbaran
Selasa, 1 Juli 2008,
15:56 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) bersinergi dan sekaligus menandatangani kerja sama dengan delapan operator global yang diperkirakan berpotensi mendatangkan pendapatan mencapai US$ 6,8 juta dari percakapan internasional.
Ke-8 operator global yang diajak kerjasama tersebut, yakni Asiakomnet, Inacces, Shine Town, Starhub, Sunvone (Singapura), Korea Telecom (Korsel), Taiwan Fixed Network (Taiwan), dan Telecom Italy Sparle (Italia). Selain itu, Telkom juga menandatangani perjanjian kerjasama dengan mitra collocation, Hutchison Global Communications (HGC) Hongkong.
Menurut Executive General Manager Infrastructure Telecomunication Division Telkom, Sarwoto, kerjasama sesama operator di dinuia perlu ditingkatkan mengingat tantangan
yang dihadapi masa depan telekomunikasi secara global.
-uTantangan yang dihadapi operator telekomunikasi ke depan makin berat seiring berubahnya gaya hidup dan perkembangan teknologi, - tandas Sarwoto, sesaat sebelum dilakukan acara penandatanganan kerjasama bilateral di sela-sela acara Telkom Global Partnership Forum (TGforum) 2008, di InterContinental Resort Bali, Selasa (2/7).
Menjawab pers, Sarwoto menjelaskan, layanan internasional melalui Telkom 007, saat ini 70 persen di antaranya berupa percakapan yang telah menghasilkan pemasukan Rp 2
triliun, sedangkan sisanya yang 30 persen berupa data dan internet.
Pencapaian Rp 2 triliun itu dinilai cukup tajam karena ketika memulai empat tahun silam hanya Rp 600 miliar. Dari percakapan internasional tersebut, sebagian besar
yakni 70-80 persen ke Hongkong, Korea, Jepang, Singapura, Malaysia dan daerah perbatasan.
Telkom menargetkan pada 2010 percakapan internasional dan data internet bisa berimbang 50 persen : 50 persen.
Saat ini, kata Sarwoto, bandwith yang dimiliki Telkom untuk layanan data dan internet ke luar negeri hanya 8,2 Gbps dan setiap bulannya tumbuh sekitar 0,6 Gbps.
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pelanggan akan ditingkatkan secara bertahap menjadi 40 GBps pada 2010 . Pada saat itu, layanan Telkomnet Instan-pun akan memberikan kepuasan bagi pelanggan karena lebih cepat dan stablil koneksinya. Yakni kecepatannya ditargetkan bisa mencapai 5 Mbps.
Dalam acara TGforum yang diikuti 51 delegasi dari 22 operator dan 12 negara ini juga diisi seminar di antaranya membahas pengembangan pasar terminasi (incoming call) di tengah maraknya grey operator sebagai akibat tingginya persaingan seluler saat ini. (sss)
Ke-8 operator global yang diajak kerjasama tersebut, yakni Asiakomnet, Inacces, Shine Town, Starhub, Sunvone (Singapura), Korea Telecom (Korsel), Taiwan Fixed Network (Taiwan), dan Telecom Italy Sparle (Italia). Selain itu, Telkom juga menandatangani perjanjian kerjasama dengan mitra collocation, Hutchison Global Communications (HGC) Hongkong.
Menurut Executive General Manager Infrastructure Telecomunication Division Telkom, Sarwoto, kerjasama sesama operator di dinuia perlu ditingkatkan mengingat tantangan
yang dihadapi masa depan telekomunikasi secara global.
-uTantangan yang dihadapi operator telekomunikasi ke depan makin berat seiring berubahnya gaya hidup dan perkembangan teknologi, - tandas Sarwoto, sesaat sebelum dilakukan acara penandatanganan kerjasama bilateral di sela-sela acara Telkom Global Partnership Forum (TGforum) 2008, di InterContinental Resort Bali, Selasa (2/7).
Menjawab pers, Sarwoto menjelaskan, layanan internasional melalui Telkom 007, saat ini 70 persen di antaranya berupa percakapan yang telah menghasilkan pemasukan Rp 2
triliun, sedangkan sisanya yang 30 persen berupa data dan internet.
Pencapaian Rp 2 triliun itu dinilai cukup tajam karena ketika memulai empat tahun silam hanya Rp 600 miliar. Dari percakapan internasional tersebut, sebagian besar
yakni 70-80 persen ke Hongkong, Korea, Jepang, Singapura, Malaysia dan daerah perbatasan.
Telkom menargetkan pada 2010 percakapan internasional dan data internet bisa berimbang 50 persen : 50 persen.
Saat ini, kata Sarwoto, bandwith yang dimiliki Telkom untuk layanan data dan internet ke luar negeri hanya 8,2 Gbps dan setiap bulannya tumbuh sekitar 0,6 Gbps.
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pelanggan akan ditingkatkan secara bertahap menjadi 40 GBps pada 2010 . Pada saat itu, layanan Telkomnet Instan-pun akan memberikan kepuasan bagi pelanggan karena lebih cepat dan stablil koneksinya. Yakni kecepatannya ditargetkan bisa mencapai 5 Mbps.
Dalam acara TGforum yang diikuti 51 delegasi dari 22 operator dan 12 negara ini juga diisi seminar di antaranya membahas pengembangan pasar terminasi (incoming call) di tengah maraknya grey operator sebagai akibat tingginya persaingan seluler saat ini. (sss)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026