Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Tempuh 20 Km, Jalan Kaki Pulang Pergi
BERITABALI.COM, TABANAN.
Rangkaian perayaan Tahun Baru Caka 1930 diawali dengan upacara melasti ke Segara (laut). Tradisi melasti ke laut berjalan kaki masih dipegang kuat oleh Krama Desa Adat Kota Tabanan.
Seperti biasa setiap tahunnya warga kota Tabanan berjalan kaki mengiringi Ida Bhatara melasti ke Laut Yeh Gangga.
Tak tanggung -tanggung jarak 20 km ditempuh pulang pergi dalam pelaksanaan melasti itu. Seperti yang dilaksanakan Sabtu malam (1/3). Ribuan warga Desa Adat Kota Tabanan sejak pukul 21.00 WIta telah berkumpul di Pura Dalem Kota Tabanan dan Pura Puseh Adat Kota Tabanan, Iring-Iringan Ida Bhatara yang bersentana di Pura Dalem dan Puseh kota Tabanan.
Iring-Iringan Ida Bhatara yang bersentana di Pura Dalem dan Puseh kota Tabanan kemudian diusung menuju segara Yeh Gangga. Jarak tempuh yang harus dilalui sepanjang kurang lebih 20 km PP.
Sekitar pukul 5 pagi keesokan harinya iring-iringan Ida Bhatara sudah sampai kembali ke Pura Dalem dan Puseh Adat Kota Tabanan. I Wayan Suarya salah satu warga adat kota Tabanan menyebutkan, tradisi melasti berjalan kaki ke segara ini selalu dilaksanakan di adat kota Tabanan. "Tradisi ini telah ada sejak saya lahir," jelasnya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5890 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan