Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Temuan Limbah Medis Dibuang di Hutan Bali Barat
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Warga Desa Sumbersari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana dibuat resah setelah menemukan tumpukan karung berisi limbah medis di kawasan hutan Bali Barat. Temuan tersebut berada di sebelah utara Pura Dalem Desa Adat Sumbersari.
Informasi ini pertama kali diketahui setelah adanya laporan warga pada Selasa (31/3/2026). Bendesa Adat Sumbersari, I Ketut Subanda Burangga, kemudian turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sebanyak delapan karung yang berisi botol-botol obat serta jarum suntik yang diduga merupakan limbah bekas obat ternak.
“Setelah kami buka, ternyata isinya limbah botol obat dan beberapa jarum suntik. Ini termasuk limbah B3, jadi tidak boleh dibuang sembarangan,” ujar Subanda.
Ia menegaskan agar pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan limbah tersebut tidak mengulangi perbuatannya, mengingat dampaknya yang berbahaya bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Selain mencemari kawasan hutan, limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) juga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan jika tidak ditangani dengan benar.
Hingga saat ini, belum diketahui siapa pihak yang membuang limbah tersebut. Namun, Subanda menyebutkan bahwa limbah sudah ditangani oleh pihak terkait.
Limbah tersebut telah diambil oleh pengelola limbah medis setelah dilakukan proses mediasi dengan salah satu kepala bidang di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 631 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 596 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 444 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 433 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik