Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Tenaga Pariwisata Dituntut Miliki Sertifikasi Profesi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Guna mengantisipasi era globalisasi, tenaga kerja sektor pariwisata dituntut mengantongi sertifikasi profesi pariwsata. Jika tidak, maka peluang bekerja di luar negeri akan kandas.
“Untuk itu, pekerja pariwisata di dalam negeri sangat perlu membekali diri sertifikasi profesi pariwisata,†ujar Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Indonesia, Drs I Ketut Putra Suarthana,MM, di sela-sela acara sosialisasi lembaga baru tersebut kepada kalangan pengelola lembaga pendidikan kejuruan, pekerja hotel, di Denpasar, Rabu (3/10).
Sebab, dengan memegang sertifikasi profesi tersebut, yang bersangkutan bisa dengan leluasa memilih bekerja di luar negeri, karena sertifikat itu berlaku secara internasional. Di negara-negara maju, ketentuan persyaratan ini sudah sejak lama diberlakukan.
Ketentuan penerapan sertifikasi profesi ini, menurut Suarthana, pada 2007 ini sudah ada kesepakatan di antara 10 negara anggota ASEAN, dan pada 2010 menjadi 30 negara Asia pasifik, bahkan pada 2015 jumlah negara yang melakukan kesepakatan ada 130 negara.“Saat itu, orang dengan bebas bisa bekerja di negara yang disukai, karena sudah memegang sertifikat profesi,†ujar Suarthana.
LSP Pariwisata yang baru terbentuk ini, kata Suarthana, saat ini sudah siap menguji calon atau tenaga kerja bidang pariwisata untuk mendapatkan sertifikat profesi pariwisata.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3210 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 699 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 662 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman