Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Koster Klarifikasi Video Viral 'Diam Kamu'
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster memberikan klarifikasi terkait video dirinya yang mengucapkan kalimat "diam kamu" dengan nada tinggi dan kembali viral di media sosial. Koster menegaskan video tersebut merupakan potongan kejadian lama saat penertiban bangunan liar di kawasan Pantai Bingin.
Klarifikasi itu disampaikan Koster seusai menghadiri Rapat Paripurna ke-48 DPRD Provinsi Bali, Senin (7/9/2026). Ia menjelaskan, video yang beredar tidak menggambarkan peristiwa baru seperti yang mungkin dipersepsikan publik.
Menurut Koster, video tersebut direkam ketika dirinya memimpin langsung penertiban bangunan yang berdiri di atas lahan milik negara di kawasan Pantai Bingin. Sejumlah bangunan yang menjadi objek penertiban antara lain vila, bar, dan restoran yang disebut berdiri tanpa izin.
"Waktu itu kan saya lagi semangat-semangat, itu kan vila nggak boleh, harus dibongkar, bar juga, restoran juga kan gitu, harus dengan semangat tinggi bongkar karena melanggar aturan," jelas Koster menjelaskan situasi emosional di lapangan kala itu.
Koster kemudian menjelaskan situasi yang melatarbelakangi ucapannya dalam video tersebut. Saat petugas sedang melakukan pembongkaran bangunan, terdapat seseorang yang menginterupsi dengan pertanyaan mengenai penyediaan tenaga kerja atau nasib pekerja dari pihak pemerintah.
Menurut Koster, pertanyaan tersebut tidak berkaitan langsung dengan fokus penertiban yang sedang berlangsung. Ia pun secara spontan meminta orang tersebut untuk diam.
"Saya bilang, 'Diam kamu.' Saya bilang, 'Orang kita lagi mikirin bongkar kok mikirin tenaga kerja. Nanti ada waktunya mikirin tenaga kerja,'" kenang Koster.
Ia menilai video yang kembali beredar telah dipotong sehingga konteks peristiwa tidak terlihat secara utuh. Kondisi tersebut, menurut Koster, dapat membuat masyarakat memiliki persepsi berbeda terhadap kejadian sebenarnya.
"Ah, itu yang diputar lagi kemarin. Tapi konteksnya dibuat bisa (berbeda). Jadi seakan-akan ya saya ini apa namanya? Apa dibilangnya menghardik ya," kata Koster.
Meski video tersebut memunculkan penilaian bahwa dirinya menghardik seseorang, Koster mengaku tidak terlalu mempermasalahkannya. Ia mengatakan tetap memilih bersabar menghadapi berbagai penilaian masyarakat.
"Dibilangnya menghardik. Ya gak apa-apalah biarkanlah orang menilai begitu saya tetap bersabar kan," tuturnya santai.
Koster bahkan menanggapi viralnya kembali video tersebut dengan nada bercanda. Ia mengaku berterima kasih kepada pihak yang ikut menyebarkannya karena membuat dirinya semakin dikenal publik. "Jadi makin keren karena diviralkan. Terima kasih," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jun
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5710 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2542 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan