Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Tergusur, Walau di Daerahnya Pastiyoga Menang
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa kader PDIP yang masih aktif duduk di DPRD Jembrana justru tergusur dari daftar caleg PDIP.
Beberapa nama diantaranya I Nyoman Mas Wiadnyana, I Gede Suartama dan I Putu Budi Wihantara (Dapil Melaya), I Gede Suardana (Dapil Negara) dan I GN Yasa Negara (Dapil Mendoyo). Sedangkan nama-nama lainnya seperti I Ketut Suwimba, dan I Gst Budiarta, I Ketut Suardi menyatakan tidak mencalonkan diri.
Dari nama-nama tersebut, I Putu Budi Wihantara nasibnya paling tragis. Padahal saat Pilgub kemarin, Wihantara berhasil memenangkan jago PDIP Mangku Pastika-Puspayoga di kandangnya di Kelurahan Gilimanuk.
Saat ditemui di kantor DPRD Jembrana, Jumat (1/8) Wihantara mengatakan dirinya legowo meski harus tergusur dari perebutan kursi dewan. "Tidak masalah seandainya benar saya tidak masuk dalam daftar caleg. Sayapun tidak akan loncat pagar karena tujuan saya berpartai bukan harus menjadi anggota DPRD," ujarnya.
Namun demikian, dirinya masih mempertanyakan proses pencalegan karena dinilai tidak transparan terutama acuan yang dipakai. Menurutnya hal ini bisa menjadi embrio perpecahan di tubuh PDIP Jembrana.
"Acuannya pakai yang mana? Apakah SK 201 atau wacana yang dilontarkan DPP saat Pilgub dimana kader yang menang di kandangnya diprioritaskan menjadi caleg," tandasnya.
Lanjut, Wihantara proses pencalegan harus dilakukan tranparan dengan cara, penilaian terhadap kader yang ikut bursa caleg harus dibuka sehingga mereka tahu dimana kekurangan dan kelebihannya. "Kalau semuanya dilakukan transparan saya kira tidak ada masalah," ujarnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5791 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2555 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2202 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan