Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Tertimpa Beton, 3 Buruh Tewas Mengenaskan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
3 orang buruh tewas tertimpa reruntuhan tanah dan beton. Saat kejadian, ketiga buruh malang ini sedang bekerja di sebuah proyek bangunan di Jalan Nakula Denpasar.Peristiwa kecelakaan kerja ini terjadi sekitar pukul 14.30 waktu setempat. Waktu itu, tiga orang buruh yakni Ismaini (50) dan Suari (30) asal Banyuwangi, Jawa Timur dan Fikri (28) asal Lombok sedang bekerja membuat penampungan limbah.
" Sewaktu ketiga buruh itu sedang bekerja, tiba-tiba senderan tembok roboh dan langsung menimpa mereka," kata Kapolsek Denpasar Barat, AKP Andy Prihastomo.
Akibat tertimpa longsoran tanah dan reruntuhan tembok beton, ketiga buruh ini langsung tewas di tempat kejadian. Selain menderita luka parah akibat tertimpa reruntuhan beton, ketiganya juga kehabisan nafas karena tertimbun longsoran tanah pada kedalaman 4 meter lebih.Proses evakuasi jenazah ketiga buruh ini memerlukan waktu yang cukup lama dengan menggunakan alat berat eskavator. Proses evakuasi menjadi terganggu karena membludaknya warga yang datang ke lokasi kejadian.
Jenazah ketiga buruh ini baru bisa dievakuasi oleh warga dan tim penolong sekitar pukul 18.00 waktu setempat dan langsung dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar.Kasus kecelakaan kerja yang menewaskan tiga orang buruh ini kini masih diselidiki aparat kepolisian Polsek Denpasar Barat.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5399 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2283 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1070 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan