Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Tiang Pancang Belum Berdiri Kok Sudah Tebang Kayu
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Rehab balai desa Pulukan ternyata lepas dari perencanaan
awal. Dalam rapat antara perbekel, tokoh masyarakat dan BPD diputuskan untuk tahun ini rehab balai banjar hanya sampai pembangunan tiang pancang saja dengan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD)
Ujang Herman, salah seorang anggota BPD menjelaskan dalam rapat antara perbekel dan BPD serta tokoh masyarakat diputuskan perencanaan rehab balai desa dilakukan secara bertahap. "Untuk tahun ini hanya sampai pembangunan tiang pancang saja dengan menggunakan dana ADD," terangnya.
Rehab balai desa yang direncanakan bertahap itu juga dibenarkan oleh salah seorang warga Dusun Pulukan, Sukarma. "Dalam rapat memang diputuskan rehab balai desa dilakukan bertahap," terangnya.
Lanjut Ujang, daripada menebang kayu di hutan lindung untuk
menyelesaikan rehab balai desa tersebut, lebih baik meminta sumbangan kepada warga Pulukan yang berhasil dalam perantauan.
"Warga Pulukan di perantauan sudah banyak yang berhasil, kan lebih baik meminta sumbangan kepada mereka ketimbang menebang kayu di hutan lindung tersebut," tandasnya yang diamini oleh semua tokoh yang hadir.
Kariman, tokoh masyarakat lainnya mengatakan dengan perencanaan yang demikian dirinya melihat kejanggalan lantaran tiang pancang belum berdiri tapi perbekel sudah menebang kayu.
"Tiang pancangnya saja belum berdiri kok sudah menebang kayu. Keperluan kayu kan masih lama karena tahun ini hanya sampai membangun tiang pancang saja. Kan janggal sekali,' tandasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli