Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Tiap Tahun Terkikis 7 Meter
Beritabali.com, Lebih
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Abrasi Pantai Lebih, Desa Lebih, Kecamatan/Kabupaten Gianyar makin parah. Setiap tahunnya, pantai ini terkikis sampai 7 Meter.
Pengikisan ini, seperti disampaikan oleh sejumlah warga Desa Lebih yang ditemui di pantai setempat, mengatakan, makin keparahan abrasi pantai ini disebabkan olah banyak factor.
Antara lain, arus laut yang makin kuat seiring reklamasi Pulau Serangan, Denpasar. Media penyangga air laut di pantai ini hanya pasir dan tanah atau tanpa batu karang, sehingga sangat mudah tergerus sat air pasang.
Selain itu pantai ini dimuarai oleh tiga sungai yakni Tukad/Sungai Melangit di perbatasan Gianyar-Klungkung, Tukad Cangkir, dan paling barat, Tukad Udang-udang. Tiga sungai ini paling rajin memasok air bah akibat hujan lebat ke muara hingga mengakibatkan bibir sangat pantai mudah abrasi.
Salah seorang warga Lebih yang pemangku Pura Segara setempat, Jero Mangku Wayan Gede Batur (57) mengatakan, berdasarkan pengukurannya sejak puluhan tahun lalu bersama warga lain, pengurangan daratan Desa Lebih bagian selatan akibat abrasi pantai ini tidak kurang dari tujuh meter per tahun.
Pengukuran itu dilakukan karena setiap lima tahun sekali karma (warga) di Lebih harus membangun ulang palinggih di Pantai Lebih karena ditumbangkan abrasi. Pihaknya menilai, daratan Desa Lebih, terutama jalan bypass Prof Mantera akan cepat hanyut jika abrasi pantai ini tak segera ditanggulangi.
Karena jarak antar air pantai dengan badan jalan bypass itu hanya beberapa meter. "Dalam hitungan, daratan hilang mencapai tujuh meter per tahun, maka jalan bypass Mantera ini akan menakutkan untuk dilintasi pada 10 tahun lagi, dan
tahun berikutnya,’’ ujar Jero Mangku.
Jero Mangku menyarankanagr pemerintah segera mengambil langkah-langkah penanggulangan abrasi jika tak ingin desa ini lenyap ditenggelamkan laut.
Kepala Dinas PU Gianyar Ir Nyoman Nuadi MT mengatakan, pihaknya hingga kini terus melaporkan dan berkoordinasi ke Pemprov Bali dan pusat untuk penanganan abrasi di perairan Pantai Lebih ini. Itu dibuktikan, pusat telah menurunkan proyek penangkal abrasi sekitar 200 meter di bagian timur pantai itu.
"Cepat atau lambat, Pemprov dan pusat pasti akan menurunkan proyek penangkal abrasi lanjutan di pantai ini. Kendalanya, anggaran untuk proyek ini tak keci, sedangkan abrasi pantai di Bali sangat banyak,’’ jelasnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1243 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 965 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 796 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 723 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik