Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tiap Tahun Terkikis 7 Meter

Beritabali.com, Lebih

Kamis, 4 Februari 2010, 18:15 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Abrasi Pantai Lebih, Desa Lebih, Kecamatan/Kabupaten Gianyar makin parah. Setiap tahunnya, pantai ini terkikis sampai 7 Meter. 

Pengikisan ini, seperti disampaikan oleh sejumlah warga Desa Lebih yang ditemui di pantai setempat, mengatakan, makin keparahan abrasi pantai ini disebabkan olah banyak factor.

Antara lain, arus laut yang makin kuat seiring reklamasi Pulau Serangan, Denpasar. Media penyangga air laut di pantai ini hanya pasir dan tanah atau tanpa batu karang, sehingga sangat mudah tergerus sat air pasang.

Selain itu pantai ini dimuarai oleh tiga sungai yakni Tukad/Sungai Melangit di perbatasan Gianyar-Klungkung, Tukad Cangkir, dan paling barat, Tukad Udang-udang. Tiga sungai ini paling rajin memasok air bah akibat hujan lebat ke muara hingga mengakibatkan bibir sangat pantai mudah abrasi.

Salah seorang warga Lebih yang pemangku Pura Segara setempat, Jero Mangku Wayan Gede Batur (57) mengatakan, berdasarkan pengukurannya sejak puluhan tahun lalu bersama warga lain, pengurangan daratan Desa Lebih bagian selatan akibat abrasi pantai ini tidak kurang dari tujuh meter per tahun.

Pengukuran itu dilakukan karena setiap lima tahun sekali karma (warga) di Lebih harus membangun ulang palinggih di Pantai Lebih karena ditumbangkan abrasi. Pihaknya menilai, daratan Desa Lebih, terutama jalan bypass Prof Mantera akan cepat hanyut jika abrasi pantai ini tak segera ditanggulangi.

Karena jarak antar air pantai dengan badan jalan bypass itu hanya beberapa meter. "Dalam hitungan, daratan hilang mencapai tujuh meter per tahun, maka jalan bypass Mantera ini akan menakutkan untuk dilintasi pada 10 tahun lagi, dan
tahun berikutnya,’’ ujar Jero Mangku.

Jero Mangku menyarankanagr pemerintah segera mengambil langkah-langkah penanggulangan abrasi jika tak ingin desa ini lenyap ditenggelamkan laut.

Kepala Dinas PU Gianyar Ir Nyoman Nuadi MT mengatakan, pihaknya hingga kini terus melaporkan dan berkoordinasi ke Pemprov Bali dan pusat untuk penanganan abrasi di perairan Pantai Lebih ini. Itu dibuktikan, pusat telah menurunkan proyek penangkal abrasi sekitar 200 meter di bagian timur pantai itu.

"Cepat atau lambat, Pemprov dan pusat pasti akan menurunkan proyek penangkal abrasi lanjutan di pantai ini. Kendalanya, anggaran untuk proyek ini tak keci, sedangkan abrasi pantai di Bali sangat banyak,’’ jelasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami