Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Tiga Elang Paria Dilepasliarkan di Nusa Penida
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Sebanyak tiga ekor elang paria (Milvus migrans) kembali dilepasliarkan di Desa Sakti, Nusa Penida, Bali, pada Selasa (25/2/2025).
Pelepasliaran ini merupakan bagian dari program rehabilitasi dan konservasi satwa liar yang dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali bersama Yayasan Pecinta Alam dan Kemanusiaan.
Tiga elang yang dikembalikan ke alam bebas ini terdiri dari dua ekor hasil translokasi dari Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK) Garut dan satu ekor lainnya berasal dari penyerahan masyarakat. Sebelum dilepasliarkan, ketiganya telah menjalani proses rehabilitasi untuk mengembalikan insting berburu serta memastikan kondisi tubuh mereka cukup kuat untuk bertahan di alam liar.
Kepala BKSDA Bali, Ratna Hendratmoko, menegaskan pentingnya menjaga ekosistem dan habitat alami elang.
"Pelepasliaran ini adalah langkah konkret dalam menjaga keseimbangan alam dan kelangsungan hidup satwa liar," ujar Hendratmoko, Selasa (25/2/2025).
Hendratmoko juga mengingatkan bahwa masyarakat harus berperan dalam upaya konservasi dengan tidak menangkap atau memperdagangkan satwa liar yang dilindungi oleh undang-undang. Edukasi dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan menjadi faktor penting dalam menjaga populasi satwa liar di Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5729 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2545 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan