Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Tiga Elang Paria Dilepasliarkan di Nusa Penida
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Sebanyak tiga ekor elang paria (Milvus migrans) kembali dilepasliarkan di Desa Sakti, Nusa Penida, Bali, pada Selasa (25/2/2025).
Pelepasliaran ini merupakan bagian dari program rehabilitasi dan konservasi satwa liar yang dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali bersama Yayasan Pecinta Alam dan Kemanusiaan.
Tiga elang yang dikembalikan ke alam bebas ini terdiri dari dua ekor hasil translokasi dari Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK) Garut dan satu ekor lainnya berasal dari penyerahan masyarakat. Sebelum dilepasliarkan, ketiganya telah menjalani proses rehabilitasi untuk mengembalikan insting berburu serta memastikan kondisi tubuh mereka cukup kuat untuk bertahan di alam liar.
Kepala BKSDA Bali, Ratna Hendratmoko, menegaskan pentingnya menjaga ekosistem dan habitat alami elang.
"Pelepasliaran ini adalah langkah konkret dalam menjaga keseimbangan alam dan kelangsungan hidup satwa liar," ujar Hendratmoko, Selasa (25/2/2025).
Hendratmoko juga mengingatkan bahwa masyarakat harus berperan dalam upaya konservasi dengan tidak menangkap atau memperdagangkan satwa liar yang dilindungi oleh undang-undang. Edukasi dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan menjadi faktor penting dalam menjaga populasi satwa liar di Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1853 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1753 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1533 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun