Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Tiga Keluarga di Sukawati Masuk RS Usai Makan Lawar Plek, Ini Saran dari Puskeswan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kasus Meningitis Stretococcus (MSS) di Gianyar yang mencapai puluhan pasien dirawat di RSUD Sanjiwani Gianyar mendapat perhatian dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Gianyar III.
Terbaru, kasus diduga MSS menyerang tiga keluarga di Kecamatan Sukawati usai menyantap lawar plek.
Menurut Kepala Puskeswan Gianyar III, drh. Arya Dharma, hasil investigasi berlangsung terhadap keluarga di Banjar Telabah, Desa/Kecamatan Sukawati.
“Info pihak keluarga, tanggal 7 April, pasien drop sehabis begadang,” ujarnya, Rabu (19/4).
Kemudian, pada 8 April 2023, keluarga itu membeli lawar plek di dua warung. “Lalu dibagi makan bertiga,” jelasnya.
Kemudian, pada 10 April, keluarga itu masuk rumah sakit. Yakni anak inisial IMS (41) dan ibunya inisial NMT (63). Lalu, pada 11 April, bapak inisial IKK (70) menyusul masuk rumah sakit. Oleh dokter, mereka didiagnosa MSS.
Baca juga:
Saudi Cabut Syarat Kesehatan Umrah RI, Termasuk Vaksin Meningitis
“Meningitis adalah radang selaput otak dan mengelilingi sumsum tulang belakang. Disebabkan bakteri,” jelasnya.
Pihaknya menegaskan, hewan ternak di Gianyar tidak ada yang teridentifikasi sakit, sehingga berdampak ke makanan. “Nggak ada,” tegasnya.
Kasus tersebut, terjadi lantaran cara mengolah makanan. “Untuk menanggulangi MMS di ternak babi, daging olahan babi dimasak dengan baik dan benar,” jelasnya.
Daging yang diolah tidak benar, bukan saja menyebabkan MSS. “Kalau daging dan darah tidak dimasak atau direbus, bukan hanya penyakit MMS, tapi penyakit cacing pita juga bisa terjadi,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 457 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan