Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Toyota: Indonesia Belum Siap Terapkan Mobil Otonom
BERITABALI.COM, NASIONAL.
PT Toyota Astra-Motor (TAM) menilai Indonesia belum siap untuk menerapkan teknologi mobil otonom atau autonomous driving.
Disampaikan Direktur Pemasaran PT TAM, Anton Jimmi Suwandy, penerapan teknologi mobil otonom sangat tergantung pada kesiapan infrastruktur jalan.
"Ini (autonomous driving) masih butuh waktu, tergantung banyak hal mulai dari infrastruktur, kondisi jalan, dan juga masyarakatnya," ujar Anton Jimmi Suwandy ditemui di IIMS 2023 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (18/2/2023).
Anton menambahkan, Toyota sendiri memang sudah menerapkan teknologi otonom pada beberapa model. Hanya saja memang belum full autonomous.
"Pada saat ini belum ada mobil kita yang full autonomous dan memang ini butuh waktu. Tetapi kalau yang semi autonomous atau some part autonomous, sudah ada," pungkas Anton.
Walaupun sudah menjadi tren teknologi berikutnya, Anton menilai mobil tetap membutuhkan pengemudi.
Akan ada kondisi-kondisi di mana pengemudi harus mengambil keputusan, tidak bisa hanya mengandalkan teknologi.
"Jadi kalau untuk full autonomous, sepertinya masih agak lama. Karena saya merasa mobil tetap membutuhkan driver yang mengendalikan," tutup Anton.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2328 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1973 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1597 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun