Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Tragis, Bocah di Karangasem Naik Sepeda Tewas Usai Tabrak Pikap hingga Masuk Kolong
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sungguh malang nasib I Ketut Agus Danendra. Nyawa bocah berusia 10 tahun asal Banjar Dinas Linggasana, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem tak terselamatkan usai terlibat kecelakaan pada Minggu (18/8/2024) sore.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebelum kejadian bocah malang tersebut sedang menaiki sepeda gayung di jalur menurun dari arah utara (Nangka) menuju selatan (Bhuana Giri).
Saat melintas di lokasi kejadian, laju sepeda gayungnya tiba-tiba oleng ke arah kanan jalan dan kebetulan dari arah berlawanan juga melaju kendaraan Pikap DK 8022 TD yang dikemudikan oleh I Kadek Budi sehingga terjadilah kecelakaan maut tersebut.
"Pengemudi Pikap tidak menghentikan laju kendaraannya sehingga mengakibatkan kecelakaan. Korban yang menaiki sepeda dayung masuk ke kolong mobil dengan titik tabrak di kanan As Jalan dari arah Selatan (Bhuana Giri)," kata Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP. AKP. Komang Sapta Pramana melalui informasi yang diberikan, Senin (19/8/2024).
Lebih lanjut, akibat kecelakaan tersebut pengemudi Pikap selamat tanpa mengalami luka. Sedangkan korban yang menaiki sepeda gayung, I Ketut Agus Dabendra dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke rumah sakit Bali Med Karangasem karena mengalami cidera kepala berat beserta sejumlah luka lecet dan robek pada alisnya.
Editor: rumahmedia
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1332 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1021 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 860 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik