Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Truk dan Pikap Tabrakan di Jalur Denpasar–Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur utama Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Puseh, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Jembrana pada Selasa (19/8/2025) sekitar pukul 16.10 WITA.
Peristiwa ini melibatkan truk Isuzu bernomor polisi P 8041 G dengan sebuah mobil pikap Daihatsu Espas DK 8897 BA.
Kapolsek Melaya, AKP I Ketut Sukadana, mengatakan kecelakaan berawal ketika kedua kendaraan melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Saat itu, pengemudi pikap DK 8897 BA, I Putu Juli Eka Suyadnya (28), hendak belok kanan setelah menyalakan lampu sein.
Pada saat bersamaan, truk Isuzu yang dikemudikan Zatmiko (31), warga Banyuwangi, mencoba mendahului dari sisi kanan. Karena jarak kendaraan terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindarkan.
“Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa maupun luka. Hanya terjadi kerusakan pada bagian depan mobil pikap dan pintu kanan truk Isuzu,” jelas AKP Sukadana.
Ia menambahkan, kondisi jalan saat itu beraspal baik, lurus, dan marka utuh. Namun cuaca hujan menjadi salah satu faktor yang ikut mempengaruhi situasi lalu lintas. “Kasus ini masih dalam proses mediasi antara kedua belah pihak,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2967 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2028 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun