Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Turis Malaysia Terseret di Diamond Beach Nusa Penida Ditemukan Tewas Terapung
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Turis Malaysia bernama Nileash pada Rabu sekitar pukul 09.55 WITA yang terseret arus di Diamond Beach, Nusa Penida, Klungkung, Bali ditemukan meninggal setelah dilaporkan hilang pada Selasa (27/12/2022).
Tim SAR gabungan menemukan jasadnya terapung di sekitar lokasi kejadian, yang berjarak kurang lebih enam kilometer arah selatan tempat korban terseret ombak.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bali Gede Darmada membernarkan hal ini. Tim SAR yang menemukan korban dalam posisi terapung, langsung berenang mendekati korban dan selanjutnya mengevakuasi jasad korban ke bibir pantai.
Jasad tersebut lalu dibawa ke Rumah Sakit Gema Santhi, Nusa Penida menggunakan ambulans.
"Ketika ditemukan kondisi korban masih menggunakan celana pendek berwarna abu-abu gelap," kata dia.
Sebelumnya dilaporkan seorang WNA asal Malaysia terseret arus ketika hendak membantu dua orang wisatawan yang meminta pertolongan karena terbawa arus.
Karena arus ombak di daerah itu kuat, korban yang berniat membantu dua wisatawan itu terseret arus sampai ke tengah laut dan tak kuat untuk berenang menuju ke tepian.
Setelah mendapatkan laporan akan adanya wisatawan yang terseret ombak, Basarnas Bali bersama tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet atau RIB (Rigid Inflatable Boat) dari Pelabuhan Benoa. Namun hingga Selasa pukul 18.00 WITA, tim SAR belum menemukan korban.
Dalam upaya pencarian tersebut, tim sempat terkendala ketika merapat ke lokasi pencarian dikarenakan air laut mulai pasang, dan kondisi ombak mencapai dua meter. Sementara itu, tim darat melakukan koordinasi dengan unsur SAR lainnya.
"Tim darat selain memantau juga menyebarkan informasi apabila ada penemuan tanda-tanda agar segera menginformasikan," kata Darmada.
Upaya pencarian WNA tersebut melibatkan unsur SAR yang mencari di daratan dan di perairan sekitar lokasi korban dilaporkan hilang terseret ombak. Ada empat orang personel bergerak menggunakan RIB di perairan dan penyisiran darat oleh tim gabungan.
Tim yang tergabung dalam tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas Bali, Polsek Nusa Penida, Koramil Nusa Penida, BPBD Klungkung, Polair Pos Nusa Penida, Tim medis RS Gema Santi dan masyarakat setempat. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun