Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
TWN : Larangan Ekspor-Impor B3 Harga Mati
Nusa Dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bagi Jaringan NGO Internasional Third World Network (TWN) menyerukan larangan ekspor-impor limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) merupakan harga mati. TWN menilai masalah daur ulang dengan teknologi mutakhir merupakan urusan kedua.
Peneliti TWN Hira Jathami dalam keteranganya di Nusa Dua, Rabu (25/6) menegaskan larangan ekspor-impor menjadi harga mati untuk disetujui dalam Konferensi Antar Bangsa Pengelolaan Limbah B3 karena pembahasannya sudah lama terkatung-katung, yaitu sejak 1995.
Hira menyebutkan pelarangan ekspor-impor menjadi sangat penting karena dalam proses pengangkutan dapat saja limbah B3 tersebut mencemari laut.
“Apapun bisa terjadi di laut, resiko itu tetap ada, jadi itu satu. Limbah beracun tidak boleh dibawa keluar masuk karena akan membawa resiko,” tegas Hira Jathami.
Hira Jathami mengingatkan jika deadlock dalam pembahasan larangan ekspor impor limbah B3 kembali terjadi, maka negara-negara yang selama ini menjadi tempat pembuangan limbah B3 harus membuat aturan nasional larangan impor limbah B3.
Berdasarkan analisis Jaringan LSM Internasional Thrid World Network jumlah produksi limbah B3 di dunia mencapai 800 ton pertahun. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5952 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2294 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2229 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan