Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Uang Nasabah KKM Maksimal Kembali 80%
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
http://beritabali.com/tag/KKMPengembalian uang nasabah Koperasi Karangasem Membangun (KKM) diperkirakan maksimal hanya sampai 80%.
Penegasan itu disampaikan Kapolda Bali, Irjen T. Ashikin Husein di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Bali yang juga dihadiri Gubernur Mangku Pastika, di ruang sidang Utama Gedung DPRD Bali, Selasa (23/2).
Kenapa cuma maksimal 80%? Ini disebabkan adanya selisih dana yang cukup jauh, antara besarnya kewajiban yang harus dibayarkan KKM ke nasabah, dengan aset atau dana yang sudah berhasil diinventarisasi.
Yakni, dana yang harus dibayarkan KKM kepada nasabahnya mencapai Rp 521 miliar, sementara dana yang baru berhasil diamankan hanya Rp 312 miliar.
“Jadi, ada dana tekor sampai Rp 210 miliar,†tandas Irjen T. Ashikin Husein.
Akibat adanya selisih dana yang cukup mencolok inilah, kata Ashikin, maka pengembalian dana nasabah tidak bisa persis 100%. “Jadi, maksimal yang bisa dikembalikan 80%,†tandasnya.
Dalam proses hitung-hitungan, pihaknya masih terus bekerja keras bagaimana menurunkan angka yang Rp 521 miliar (kewajiban KKM), sementara menaikkan angka Rp 312 miliar.
Misalnya, masih ada uang KKM yang ditaruh di 9 koperasi di Karangasem yang masing-masing besarnya Rp 1 miliar. Juga masih ada aset tanah 1,8 hektar. Dengan demikian, diharapkan angka 312 miliar masih bisa diangkat, sehingga pengembalian dana nasabah bisa sampai 80%. (sss)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3381 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1707 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 803 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan