Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Ulun Danu Beratan Masuki Masa Sepi Wisman
BERITABALI.COM, TABANAN.
Memasuki masa penghujung tahun kunjungan wisatawan asing (Wisman) ke obyek wisata Ulun Danu Beratan mulai menurun. Situasi ini berlangsung setiap tahun. Tapi, untuk kunjungan wisatawan domestik mengalami peningkatan yang signifikan.
“Kunjungan banyak dari studi tur. Wisatawan asing memang agak menurun,” kata Kepala Bidang Humas dan Marketing Daerah Tujuan Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan Made Sukarata, (21/12).
Ia mengatakan, saat ini kunjungan wisatawan domestik tembus dari dua ribu setiap harinya. Sedangkan wisatawan asing hanya lima ratusan setiap harinya.
“Untuk wisatawan asing kemungkinan meningkat di akhir tahun,” ujarnya.
Untuk meningkatkan gairah kunjungan dan memberikan tontonan baru pada wisatawan, pengelola obyek wsiata Ulun Danu Beratan bersama pengempon Pura Ulun Danu menggelar parade gebogan hingga 29 Desember 2022. Sebanyak 20 kelompok dari desa adat, pengempon pura dan pengelola obyek akan melakukan iring-iringan gebogan selama beberapa hari.
“Setiap hari ada satu atau dua kelompok. Parade gebogan juga diiringi gambelan baleganjur,” ujar Sukarata.
Selain itu, parade gebogan juga serangkaian Karya Pamahayu Buana, Tawur Balik Sumpah Utama, Nyatur Niri dan Mapadudusan Agung di Pura Penataran Agung Ulundanu Beratan.
Karya ini dimulai pada 15 Desember 2022 sampai Puncak Karya pada 20 Desember 2022. Adapun Karya Tawur Balik Sumpah diadakan pertama kali pada tahun 2009, kemudian tahun 2014 dan sekarang tahun 2022.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1414 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1073 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 916 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 812 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik