Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Usai Hadiri KTT G7, Jokowi Bertolak ke Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Joko Widodo akan bertolak ke Ibu Kota Kyiv Ukraina melalui Polandia usai menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) G7 di Jerman yang berlangsung 26-28 Juni. Di Kyiv, Jokowi akan menemui Presiden Volodymyr Zelensky. Rencana kunjungan itu diungkap Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dalam konferensi pers virtual pada Selasa (28/6).
"Presiden akan meneruskan perjalanan ke Ukraina melalui Polandia," ujar Retno.
Dalam rangka kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Retno melakukan komunikasi yang intens dengan berbagai pihak. Mulai dari organisasi internasional hingga pejabat negara.
Retno mengatakan telah melakukan pembicaraan dengan presiden Palang Merah Internasional, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, dan organisasi internasional lainnya.
"Update selanjutnya insyaallah akan diberikan dari Kyiv [Ibu kota Ukraina]," papar Retno.
Setelah bertandang ke Ukraina, Retno mengatakan Jokowi akan pergi ke Rusia untuk menemui Presiden Vladimir Putin di Moskow. Tujuan Jokowi ke Ukraina dan Rusia, kata Retno, untuk membawa misi perdamaian menyusul kedua negara yang masih berperang.
"Presiden Indonesia Joko Widodo akan mengunjungi Ukraina dan Rusia untuk bertemu mitranya itu dan mendorong resolusi damai atas konflik yang terjadi, kata Retno sebelumnya.
Terkait kunjungan Jokowi ke Moskow, salah satu media pemerintah Rusia menyebut akan berlangsung pada 30 Juni mendatang. Beberapa pihak menilai kunjungan Jokowi ke Eropa Timur demi mensukseskan Presidensi G20 yang saat ini dipegang Indonesia.
Sejak invasi Rusia ke Ukraina berlangsung, Indonesia pun terus disorot lantaran memegang Presidensi G20 tahun ini. Sejumlah anggota G20 seperti Amerika Serikat, Australia, hingga Uni Eropa bahkan telah mendesak Indonesia memboikot keikutsertaan Rusia dalam forum tersebut.
AS bahkan mengancam tak akan hadir dalam rangkaian G20 tahun ini jika delegasi Rusia, terutama Presiden Vladimir Putin, masih ikut serta dalam KTT yang akan berlangsung pada Oktober mendatang. Meski begitu, Indonesia masih berupaya mengundang seluruh anggota G20, termasuk Rusia, ke KTT di Bali nanti.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2270 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1643 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1574 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun