Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Vihara Dharmayana Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Vihara ini, sebelum 23 Februari 1980 bernama Tempat Ibadah Leeng Gwan Kuta atau biasa disebut kongco bio Kuta.
Berdasarkan peninggalan dan cerita sesepuh diyakini telah berdiri di Desa Kuta sekitar dua abad lalu. Lokasi sebelumnya di pojok Jalan Raya Singosarai, yang karena sesuatu isyarat spiritual dipindahkan ke lokasinya kini di pojok Jalan Blambangan dan Jalan Padri Kuta.
Sejumlah jejak perihal berdirinya vihara ini adalah empat pasang tui lian atau syair berpasangan dalam bahasa mandarin yang dipersembahkan oleh keluarga pengabdi pada tiga lembar tui lian pada tahun 1876, 1879, dan 1880.
Vihara atau kongco bio didirikan komunitas Tionghoa Kuta dan sekitarnya sebagai tempat bersemayamnya Yang Mulia Kongco Tan HU Cin Jin, yang diyakini dapat memberikan kebahagiaan dan kesejahtreaan bagi keluarga pengabdinya.
Adaptasi komunitas kongco ini pada masyarakat Kuta nampak pada keterlibatan dalam berbagai ritual adat dan komunitas suka duka Banjar Dharma Semadhi Kuta. Vihara ini makin diakui eksisitensinya sebagai tempat ibadah Agama Budha di Bali setelah mendapat kunjungan berbagai bikhu dari mancanegara untuk bermalam dan kunjungan Yang Mulia Dalai Lama XIV pada 7 Agustus 1982.
Bahan yang menarik untuk ditanyakan adalah bagaimana pengaruh vihara atau komunitas Tionghoa dalam perkembangan Kuta? Bagaimana bentuk akulturasi budaya Tionghoa dengan budaya Bali?
Laporan : Luh De Suriyani untuk Kuta Karnival
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2308 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan