Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Viral Keributan Pekerja Proyek dan Warga Lokal di Balangan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Keributan nyaris terjadi antara pemuda Sumba Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan warga lokal di Pantai Balangan, Lingkungan Cengiling, Kuta Selatan.
Peristiwa ini dipicu karena salah paham. Meski demikian, orang-orang yang ribut pada waktu kejadian digiring ke Polsek Kuta Selatan untuk dimintai keterangan.
Keributan ini terjadi pada Minggu 18 Februari 2024 siang di Jalan Pantai Balangan, Lingkunan Cengiling, Kuta Selatan, Badung. Bahkan, kejadian ini viral di media sosial. Banyak netizen yang mengecam aksi anarkis tersebut.
Dari video viral yang beredar, sejumlah pemuda asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan penyerangan ke TKP. Para pekerja proyek ini mencegat dan melempari warga lokal dengan batu.
Sumber mengatakan keributan ini hanya salah paham antar kedua belah pihak. Sehingga para pekerja proyek menyerang warga Lingkungan Cengiling dengan dalih sebagai serangan balasan sekitar pukul 12.30 WITA.
"Jadi, kedua pihak ini sama-sama menuduh terjadinya penyerangan ke bedeng yang ditempati oleh pekerja dari warga pendatang Sumba," terang sumber.
Keributan ini pun direspons Polsek Kuta Selatan. Polisi langsung mengamankan beberapa orang yang terlibat keributan ke Mapolsek Kuta Selatan untuk dimintai keterangan.
Sekitar pukul 15.30 WITA permasalahan sudah bisa diselesaikan dan warga lingkungan Cengiling sudah kembali ke rumahnya masing-masing. "Kedua belah pihak sudah didamaikan Polsek Kuta Selatan," tandasnya.
Terkait keributan ini, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengaku akan segera berkoordinasi. "Belum ada data, saya masih koordinasi," ungkapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli