Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Viral Pasutri Ini Memiliki 15 Anak
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dunia maya dihebohkan pasangan suami istri di Malang, Jawa Timur, memiliki 15 anak. Warganet alias netizen dibuat penasaran kebenaran kabar tersebut.
Terungkapnya pasutri memiliki 15 anak itu bermula dari unggahan Ariyana di akun TikTok @arrrrrrrrrrrr_12. Ia menggunggah video berisi foto-foto 15 anak. Sedangkan Ariyana diketahui merupakan anak nomor tujuh.
Dijelaskan juga, bahwa anak nomor tiga tidak ada fotonya, lantaran meninggal saat bayi.
Pada unggahan berikutnya, Ariyana menampilkan video dokumen kepala keluarga (KK). Terlihat berkas tersebut ada dua lembar dan tercatat ada 14 anak yang tercatat secara di dokumen kependudukan tersebut.
Terungkapnya keluarga dengan 15 anak itu mendapat beragam komentar. Bahkan banyak menyebutkan keluarga di Malang, Jawa Timur ini mengalahkan keluarga fenomenal Gen Halilintar.
"gen halilintar pun kalah," ujar akun @manusia.
"nyokap bokap pernah lupa anaknya ga ya," sahut akun @komes.
Ada pula warganet yang penasaran berapa pengeluaran untuk maka sehari-hari.
"sehari emaknya masak berapa kg?," tanya akun @comvrett.
Beberapa netizen mendoakan keluarga tersebut dilancarkan rezekinya.
"banyak anak banyak rezeki, amin Ya Allah," ujar @emount_oneng.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4421 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1945 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1508 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 997 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 929 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun