Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 28 Agustus 2026
Viral Preman Usir Petugas E-Parking
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Video yang menunjukkan petugas E-Parking diduga diusir preman di Medan viral di media sosial. Terlihat sejumlah orang terdiri dari seorang wanita dan dan dua orang pria mendatangi seorang petugas E-Parking yang sedang bertugas.
Wanita itu tampak histeris meneriaki dan memaki petugas E-Parking. Terlihat sesekali tangannya tampak memukul petugas.
"Gak makan kalian, kerjaan orang kalian ambil," kata wanita dalam video.
Terlihat pula salah seorang pria juga mengintimidasi petugas E-parking.
"Kau lagi ya, jangan kau pikir kami takut ya. Kau tanda aku kan," kata pria dalam video.
Sejumlah orang yang berada di lokasi mencoba melerai. Kejadian itu membuat petugas parkir resmi takut bertugas di seputaran lokasi kejadian.
Sonta begitu video beredar di medsos, warganet langsung ramai mengomentari.
"Pantas banyak yang rebutan lahan parkir basah rupanya cocoklah parkir dikelola Pemkot Medan biar gak ribut. Pak Bobby Nasution jangan kasih oknum yang gak jelas, dinas aja yang pegang biar banyak duit masuk ke kota," kata warganet.
Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus kepada SuaraSumut.id menjelaskan, pihaknya telah menerima informasi kejadian ini.
"Anggota akan cek ke TKP," tukasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4721 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2530 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2171 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1789 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1215 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun