Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Volume Sampah di Karangasem Mencapai 50 Ton Sehari Saat Galungan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Volume sampah di Kota Amlapura mengalami peningkatan hingga 10 ton atau meningkat sekitar 25 persen pada saat Hari Raya Galungan.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karagasem, Drs. I Nyoman Tari, volume sampah meningkat tidak hanya pada saat Hari Raya Galungan melainkan sudah terjadi sejak dua hari menjelang Galungan. Diperkirakan masih akan terjadi hingga dua hari setelah Galungan.
"Ya ada kenaikan volume sampah sekitar 25 persen sejak H-2 Galungan, kemungkinan masih akan terjadi sampai besok," jelas Tari dikonfirmasi, Kamis (3/8/2023).
Pada hari biasa, volume sampah setiap harinya mencapai 40 ton, namun menjelang Hari dan saat hari raya Galungan volume sampah melonjak mencapai 50 ton sehari atau naik sekitat 10 ton setiap harinya. Kondisi ini dikatakan memang rutin terjadi menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Kendati demikian, pihak DLH masih bisa melayani penambahan volume sampah tersebut sehingga tidak sampai menambah jumlah personel namun hanya proses pengangkutan sampah ditambah sekali. Dari semula sekali saat ini menjadi dua kali angkut.
Ia berharap, warga ikut serta menyukseskan program pemerintah tentang pengelolaan sampah berbasis sumber sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Bali Nomor 47 Tahun 2019. Salah satu di antaranya memilah sampah organik / non-organik berbasis sumber untuk meminimalisir volume sampah di Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4439 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2167 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1559 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1008 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 940 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun