Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wanita di Jembrana Meninggal Usai Digigit Anjing, Belum Dipastikan Akibat Rabies

Senin, 13 Februari 2023, 16:58 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Wanita di Jembrana Meninggal Usai Digigit Anjing, Belum Dipastikan Akibat Rabies.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Seorang warga Banjar Anyar, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana meninggal dengan riwayat pernah digigit anjing peliharaannya, Senin 13 Februari 2023. Korban meninggal saat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Korban meninggal di Rumah Sakit Balimed Jembrana. Korban bernama Ni Ketut Catur Setiawati (36) sempat digigit anjing peliharaannya pada awal bulan Januari 2023. Namun, usai digigit korban tidak melaporkan kejadian itu dan tidak mendapatkan penanganan medis di Puskesmas.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Wayan Sutama mengatakan petugas Keswan dan Kesmavet Jembrana telah melakukan investigasi setelah mendapat laporan ada warga meninggal dengan riwayat gigitan anjing.

"Dari hasil penelusuran petugas kami di lapangan, korban memang sempat digigit anjing keponakannya (satu pekarangan rumah) pada Januari 2023," ungkap Sutama, Senin (13/2/2023).

Padahal korban digigit di bagian pelipis korban yang semestinya mendapatkan penanganan khusus. Korban menganggap luka gigitan anjingnya tersebut tidak parah sehingga tidak dibawa ke Puskesmas terdekat. Hingga akhirnya, korban meninggal dunia di Rumah Sakit.

Sementara, Bidang Kesehatan Hewan Dan Masyarakat Viteriner sudah melakukan investigasi. Pihaknya belum bisa memastikan korban meninggal karena positif rabies, karena anjing korban sudah mati sehingga tidak ada pemeriksaan Laboratorium.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami