Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wanita Lansia Ditemukan Tewas di Kios Terminal Mandalika

Selasa, 4 Januari 2022, 22:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Wanita Lansia Ditemukan Tewas di Kios Terminal Mandalika.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Sarifah (70 tahun) perempuan, pekerjaan pedagang, alamat Janapria, Lombok Tengah ditemukan sudah meninggal dunia di sebuah kios di wilayah kelurahan Bertais, tepatnya di sebelah barat Terminal Mandalika, Bertais, Kecamatan Sandubaya Kota Mataram, Senin (3/1) pukul 09.30 WITA. 

Seorang penjual nasi keliling di seputar Terminal pertama kali menemukan Sarifah meninggal, karena salah satu langganan yang tiap pagi membeli nasinya. Anggota Polsek Sandubaya Polresta Mataram melakukan evakuasi atas ditemukan mayat Sarifah ini.

"Awal diketahui informasi ini oleh saudara Farida (saksi) yang pekerjaannya jualan nasi keliling di seputar Terminal, dan nenek tersebut salah satu langganan yang tiap pagi membeli nasinya," kata Kapolsek Sandubaya, Kompol Moh Nasrulloh SIK, Selasa (4/1).

Pada hari tersebut terang Kapolsek, saksi mengetok pintu kios nenek 70 tahun tersebut namun tidak ada tanggapan. Oleh saksi kemudian membuka pintu kios dan melihat nenek tersebut sudah terlentang di bawah kasur.

Lanjut Kapolsek, saksi mencoba mengecek keadaan nenek tersebut yang ternyata sudah tidak bernafas. Akhirnya saksi keluar memanggil tetangga dan warga sekitar untuk melihat korban dan menginformasikan kepada keluarganya.

"Jadi oleh saksi saudara Farida dan saksi Herni mencoba menghubungi keluarga korban," ujar Kapolsek.

Berdasarkan keterangan kedua saksi, nenek tersebut (korban) akhir-akhir ini sudah terlihat jalannya agak sempoyongan. Sudah tidak kuat berjalan.

Atas informasi kedua saksi yang  menghubungi keluarga korban, akhirnya keluarga korban atas nama Liun dan Inun langsung datang ke lokasi. 

"Kedua keluarga korban menerima dengan ikhlas, ini adalah takdir, sehingga pihak keluarga korban menolak untuk diautopsi. Ini sudah takdir pak," kata Kapolsek, meniru keluarga korban. 

Selanjutnya dari hasil pengecekan korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan keterangan keluarga korban, bahwa korban ini ada penyakit hipertensi dan usia lanjut. Sehingga pihak keluarga menerima peristiwa ini dengan ikhlas.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami