Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Warga Bajera Geger, Ditemukan Tulang Belulang Bayi
BERITABALI.COM, TABANAN.
Tulang belulang yang diduga tulang bayi bekas dibakar ditemukan warga Bajera, Kecamatan Selemadeg, Minggu (16/12). Penemuan tulang belulang bayi di kuburan Muslim Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan itu membuat warga setempat geger.
Joko Santoso (43) warga Bajera Kaja, Selemdeg yang pertama kali menemukan tulang belulang bayi tersebut . Saat ditemukan sekitar pukul 09.00 Wita tulang belulang itu dalam keadaan terbungkus kain kafan.
Joko ketika itu hendak memasang batu nisan dan menggali kubur. Baru beberapa kali mencangkul, Joko kaget lantaran cangkulnya tersangkut kain kafan. Joko semakin penasaran, dan menggali kain tersebut.
Ternyata ada 2 kain kapan yang ikatanya ala muslim, dalam keadaan ditumpuk. Karena penasaran nungkusan itu lalu dibuka. Saat dibuka itulah betapa kagetnya Joko lantaran dalam kain itu berisi tulang belulang yang diduga tulang bayi. Anehnya tulang-tulang tersebut adalah bekas dibakar karena sudah tidak utuh lagi. Sedangkan kain yang nomer dua yang terletak bagian bawah berisi arang, yang diduga bekas pembakaran ari-ari milik bayi tersebut. Kapolsek Selemadeg, AKP Dewa Made Raka, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan tersebut.
Namun pihaknya belum berani memastikan apakah itu adalah tulang belulang manusia. “ Kami belum bisa memastikan itu tulang apa, begitu juga pihak kesehatan, karena masih dalam menyelidikan,” tegas Kapolsek Made Raka.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3381 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1707 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 803 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan