Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Warga Dan Pemkab Berebut Tanah Timbul
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Keberadaan tanah timbul (tak bertuan, red.) di Desa Pengambengan membuat warga dan Pemkab Jembrana saling klaim. Warga mengklaim memiliki sertifikat, sedangkan Pemkab akan mengajukan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) seperti halnya tanah di kawasan Gilimanuk.
Warga mengklaim tanah timbul sebagai miliknya, karena merasa memiliki sertifikat. Seorang warga yang enggan menyebutkan namanya menjelaskan, puluhan tahun lalu dirinyalah yang memiliki tanah tersebut. " Akibat abrasi, tanah ini hilang sehingga saya hanya memegang sertifikatnya saja. Tapi jujur saja, kami masih bingung atas status tanah ini, " katanya.
Ketika dikonfirmasi, Rabu (5/9), Kabag Perlengkapan Setda Jembrana, Ni Made Ayu Ardini, membenarkan hal tersebut. Bahkan, untuk memuluskan rencana itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPN Jembrana, terkait mekanisme dan prosedur pengajuannya."Meski warga memegang sertifikat tanah, mereka harus mengajukan permohonan dari awal lagi.
Luas tanah itu sekitar 10 hektar diukur dari titik aman sempadan pantai.
Kalau diukur hingga batas air di pantai, luasnya bisa mencapai 12 hektare, " ujarnya.Hal tersebut juga didukung Budiasa mewakili pihak BPN Jembrana. "Kalau warga mengklaim tanah itu milik mereka, kami meminta untuk menunjukan bukti sehingga bisa dilakukan rekonstruksi.
Hak tanah itu juga tidak bisa hanya didasarkan pada kepemilikan SPPT, " pungkas Budiasa.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2570 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan