Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Warga Diminta Stop Kekerasan dan Perkuat Kebhinnekaan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Posko Keprihatinan Peristiwa Lampung (PKPL) hari ini Jumat (9/11/2012) mengunjungi korban bentrok warga di Desa Balinuraga dan Desa Kalianda, Propinsi Lampung. Dalam kunjungan ini, PKPL memberi bantuan baik kepada keluarga almarhum baik dari pihak Desa Balinuraga maupun dari warga Lampung.
Dalam kunjungan yang dipimpin Wayan Sudirta ini, rombongan menyerahkan sumbangan total senilai Rp 665 juta, bantuan masyarakat yang dibawa dari Bali. Dalam kunjungan ini rombongan PKPL memberikan bantuan dana duka masing-masing sebesar Rp 10 juta untuk keluarga almarhum baik dari pihak Desa Balinuraga maupun dari pihak warga Lampung yang meninggal.
Bantuan juga diberikan kepada warga untuk memperbaiki rumahnya yang mengalami kerusakan dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam kesempatan ini, Wayan Sudirta yang juga anggota DPD RI berpesan kepada warga agar selalu menjaga kerukunan dan menjauhi kekerasan.
"Kekerasan tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Oleh karena itu mari kita stop kekerasan dan kita rajut persaudaraan serta kebhinnekaan dalam NKRI. Untuk kedepan mari lebih kedepankan dialog untuk mendapat solusi daripada menggunakan kekerasan,"ujar Sudirta.
Ketua Dewan Pembina INTI Bali, Frans Bambang Siswanto menyatakan, bantuan diserahkan kepada kedua belah pihak yang bertikai sebagai wujud kepedulian terhadap semua korban bentrok massa di Balinuraga Lampung. "Bantuan kita berikan tidak hanya kepada warga asal Bali tapi juga terhadap warga Lampung, ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama. Mari kita wujudkan kerukunan antar sesama tanpa melihat etnis maupun agama, kita semuanya satu sebagai anak bangsa Indonesia,"ujarnya.
Dalam kunjungan ke Balinuraga ini, tokoh dari kedua belah pihak yang bertikai juga bersepakat akan membentuk forum komunikasi antar suku. Forum ini diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi jika nantinya muncul konflik antar suku atau etnis di wilayah tersebut.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5677 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2527 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan