Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Warga Jembrana Mulai Resah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Isu pencabutan subsidi minyak tanah (mitan) oleh pemerintah kini sudah didepan mata. Kendati baru akan diberlakukan di daerah Jakarta dan sekitarnya, warga yang ada di luar Pulau Jawa pun kini mulai ikut resah. Termasuk pula warga Kabupaten Jembrana. Sulastri, salah satu warga Desa Candikusuma mengaku resah dengan isu pencabutan subsidi tersebut.
Menurutnya, pencabutan subsidi itu akan semakin menekan perekonomian rakyat kecil yang sudah terhimpit. Kendati dirinya sudah mendapat bantuan kompor gas berikut tabung elpiji, namun ia mengaku khawatir menggunakan kompor tersebut. Pasalnya, kompor gas yang meledak di sejumlah daerah lain membuat dirinya takut menggunakan kompor berbahan bakar gas. “Saya takut pakai kompor gas itu, soalnya di berita-berita kan banyak kompor gas hasil konversi yang meledak. Nanti kalau kompor saya meledak bagaimana? Saya kan tidak punya cukup uang untuk berobat. Mana mungkin pemerintah mau bayar biaya berobat saya,” ujar Sulastri dengan nada khawatir.
Sementara itu, Adi Permana, warga Kelurahan Bale Bali Agung mengaku saat ini masih mencari energi alternatif. Namun kemungkinan besar ia akan kembali menggunakan tungku kayu bakar. “Biar murah meriah pakai tungku saja, tinggal beli kayu bakar Rp. 1.000 bisa untuk masak. Kalau tidak, masaknya pakai bensin saja. Kan kalau subsidi minyak tanah dicabut, harga bensin masih lebih murah daripada minyak tanah,” ujar Adi.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5717 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2543 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2184 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan