Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Warga Pesagi Hilang Saat Mencari Durian
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang warga Banjar Dinas Pegubugan Kangin, Desa Pesagi, Kecamatan Penebel, Tabanan bernama I Gede Adi Merta Yasa (21 tahun) di kabarkan hilang saat mencari buah durian di belakang rumahnya. Anak dari I Nyoman Suarsana (50 tahun) di kabarkan hilang pada Kamis Pagi ( 8/2/2018).
Hilangnya Adi diduga tenggelam di Sungai Yeh Mawa. Mengingat saat dicari oleh ibunya ditemukan sandal dan senter milik korban masih berada di pinggir sungai. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, sebelum hilang korban mencari durian yang berada di belakang rumahnya.
Beberapa buah durian sempat dibawanya pulang. Namun Adi kembali pergi mencari durian. Ditunggu hingga pukul 09.00 Wita, korban tidak kunjung kembali ke rumah.Hal ini membuat ibu korban was-was sehingga kemudian mencari keberadaan anaknya. Saat itu ibu korban menemukan sandal dan senter milik korban berada di pinggir sungai.
Sementara itu korban tidak ditemukan. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke warga.Kapolsek Penebel, AKP I Ketut Mastra Budaya membenarkan kejadian tersebut. Menurut Mastra, proses pencarian terhadap korban masih dilakukan dengan melibatkan Tim Basarnas.
“Tim Basarnas melakukan pencarian dari Sungai Telaga Tunjung yang merupakan muara Sungai Yeh Mawa,” ungkap Mastra.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5426 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2289 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1080 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan