Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 9 Mei 2026
Warga Zona Bahaya Pulang Rayakan "Tumpek Atag"
Sabtu, 7 Oktober 2017,
20:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Meskipun Gunung Agung saat ini berstatus awas, Desa yang sehari-hari sepi bak desa mati, pagi ini nampak ramai. Banyak warga berseliweran membawa sesajen untuk melakukan prosesi “ngatag” ke kebunnya masing-masing.
“Kaki-kaki Galungan bin selae, nged… nged… nged…” sebuah kata sarat dengan makna yang diucapkan pada saat melakukan prosesi Ngatag. Prosesi tersebut berlangsung setiap enam bulan sekali tepatnya 25 hari menjelang hari raya Galungan yang disebut dengan “Tumpek Uduh” atau disebut juga “Tumpek Atag” otonannya tumbuh-tumbuhan.
“Saya sengaja pulang hari ini untuk ngatag ke kebun,” kata Ni Kadek Widianti, salah satu warga Dusun Geriana Kangin saat melakukan ritual “ngatag”.
Dirinya mengakui cukup was-was, pasalnya sejak tadi pagi selain diguyur hujan deras juga dikagetkan dengan guncangan gempa yang lumayan terasa. Dirinya sengaja pulang dari tempat pengungsian hanya untuk melakukan prosesi enam bulanan tersebut.
Prosesi ngatag sendiri dilakukan di kebun-kebun warga menggunakan berbagai sarana seperti, tipat taluh yang di dalamnya berisi campuran bubur, samsam segau dan jajan kelepon. Samsam segau sendiri terbuat dari daun temen, daun dapdap, kunyin dan beras.
Nantinya tipat taluh dengan campurannya tersebut di selipkan pada tubuh pohon yang sudah di pasangi daun ambu sebelumnya. Setelah itu, batang pohon dipukul-pukul menggunakan perabotan berkebun seperti sabit dan dibacakan mantra seperti di atas. Setelah itu, kemudian dilanjutkan dengan prosesi melemparkan jajan kelepon ke arah pohon.
Menurut kepercayaan, ritual ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada tuhan atas berkat dan limpahan hasil kebun yang diperoleh selama ini. Ritual ini juga bertujuan untuk mendoakan agar nanti menjelang hari raya Galungan hasil kebun melimpah sehingga bisa dipakai sebagai perlengkapan banten upacara nanti.[bbn/igs/psk]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 901 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 756 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 576 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 541 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026