Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Waspada Kasus Gigitan Anjing di Karangasem Melonjak, Catat 200 Laporan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Warga Karangasem diminta untuk lebih memperhatikan hewan peliharaannya khususnya anjing, menyusul melonjaknya kasus gigitan di Kabupaten Karangasem pada tahun 2023 ini.
Berdasarkan data yang diperoleh, kasus gigitan anjing di Karangasem hingga memasuki bulan ketiga tahun 2023 ini lebih dari 200 kasus dengan 20 kasus positif anjing rabies. Jumlah ini meningkat pesat dibandingkan kasus gigitan sepanjang tahun 2022 yang hanya berjumlah sekitar 122 kasus.
"Kita imbau agar masyarakat juga ikut sama-sama menjaga dan merawat anjingnya dengan baik dengan rutin divaksin serta tidak dilepas liarkan," kata Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, Rabu (8/3/2023).
Ia menerangkan, kasus gigitan terjadi di wilayah 17 Desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Karangasem, untuk mengantisipasi, Pemkab Karangasem telah melakukan pencanangan vaksin serentak di 17 desa tersebut dengan sasaran lebih dari 13 ribu ekor anjing.
"Vaksinasi dimulai pada 6 Maret lalu, hingga saat ini total anjing yang sudah divaksin sebanyak 2.495 ekor. Sedangkan untuk sisa stok vaksin sampai hari ini sekitar 11.663 dosis," ungkap Pria mantan Kadis Damkar tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4421 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1946 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1508 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 997 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 929 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun