Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Wayan Dadi Babak Belur Dihajar Polisi
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Wayan Dadi, salah satu tersangka aksi pembakaran empat Kantor Kepala Desa dan Kolam Pancing saat proses Pilkada Buleleng, babak belur dihajar sejumlah oknum penyidik Polres Buleleng. Aksi ini dipicu ketersinggungan petugas oleh sikap Dadi yang dinilai menghina petugas.
Sumber beritabali.com di RSUD Buleleng menyebutkan, Wayan Dadi kini terbaring lemah di salah satu ruang perawatan. Ia dibawa ke rumah sakit ini dengan luka di bagian kepala dan tubuh. “Dadi juga sempat kencing darah. kondisinya lemah,†kata sumber beritabali yang tak mau namanya dionlinekan di situs berita ini.
Kapolres Buleleng AKBP Setyo Dwiantoro mengatakan, kasus penganiayaan ini dipicu sikap kurang simpatik tersangka terhadap petugas. Wayan Dadi dalam penyidikan juga telah mencoba menyuap petugas.
“Walau bagaimanapun, aksi kekerasan ini merupakan suatu hal yang keliru. Kita akan tindak tegas oknum petugas yang melakukan tindak kekerasan ini sesuai aturan yang berlaku,†kata Setyo.
Wayan Dadi sebelumnya ditangkap Unit Buser Sat Reskrim Polres Buleleng dalam sebuah penggerebegan di Dusun Dajan Pura, Desa Sidatapa Kecamatan Banjar.
Penggerebegan yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Pande Putu Sugiarta tidak mendapat perlawanan yang berarti. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5690 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2530 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan