Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 7 September 2026
Wirata Dwikora: Karya Multimedia Belum Diterima Secara Sosio-kultur
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Karya instalasi gubahan Erawan, atau karya multimedia Made Wianta memang telah lahir sebagai suatu karya yang diterima publik secara luas, namun belum secara sosio-kultur, seperti halnya masyarakat Bali menerima karya-karya patung Cokot atau karya lukis Gusti Nyoman Lempad.
Pernyataan ini disampaikan Putu Wirata Dwikora, pengamat seni yang juga Ketua Bali Corruption Watch, pada seminar teknologi informasi dan budaya, siang tadi (7/8) di Inna Bali Hotel.
Lebih lanjut Putu Wirata Dwikora menyampaikan “Kita memang perlu satu institusi yang intens dan punya komitmen, mulai dari mendorong sampai mengangkatnya ke ranah politik kebudayaan, sehingga lahir karya masterpiece di wilayah multimedia.
Diakhir presentasi, Putu Wirata Dwikora mengatakan Kita percaya, seniman maupun karya-karyanya tiba di puncak, tidak hanya karena seniman telah mencipta dengan segenap jiwa raga, tapi karena support dari elemen-elemen pendukung yang lain.
Seminar dengan tema Teknologi Informasi dan Budaya ini diselenggarakan STIKOM Bali dalam rangka perayaan Dies Natalisnya yang ke-5. (Gus)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3204 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 689 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 656 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman