Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Wow, Calon Hakim Beri Amplop Anggota DPR di Toilet
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Seorang anggota Komisi III DPR dan Calon Hakim Agung kepergok wartawan. Keduanya diduga kuat terlibat suap. Calon itu memberi sebuah amplop ke anggota Komisi III DPR.
Kejadian ini terjadi saat pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan terjadi atau fit and proper test. Dimana saat itu salah satu calon Hakim Agung dari Pengadilan Tinggi Pontianak, yang belakangan diketahui bernama Sudrajad Dimyati, menjadi peserta pertama dalam uji kelayakan calon Hakim Agung.
Usai menjalani uji kelayakan, Sudrajad langsung keluar dan bergegas ke toilet. Namun tujuan Sudrajad ke toilet bukanlah untuk membuang air kecil seperti halnya yang dilakukan oleh kebanyakan orang.
Sudrajad rupanya menunggu seseorang di toilet itu. Orang yang ditunggu Sudrajad itu tak lain dan tak bukan adalah anggota Komisi III DPR. Anggota ini sebelumnya menguji Sudrajad sebagai calong hakim agung. Setelah diselidiki, anggota Komisi III tersebut berasal dari Fraksi PKB bernama Bahrudin Nasori.
Di dalam toilet itu keduanya bertemu namun mereka sama-sama berposisi seperti membuang air kecil di urion atau tempat kencing berdiri di toilet. Pada saat itulah Sudrajad menyerahkan sebuah benda mirip amplop ke Bahrudin.
Perpindahan benda mirip amplop itu terjadi sangat cepat sekira satu menit. Tidak ada pembicaraan apapun yang dilakukan, namun keduanya hanya terlihat berbisik-bisik.
Kejadian ini dipergoki oleh salah seorang awak media yang kebetulan sedang berada ditoilet yang sama dengan kedua orang tersebut.
"Saya melihat ada sesuatu yang diberikan dari orang itu ke anggota Komisi III," kata salah seorang saksi mata tersebut yakni Misbah seperti yang dilansir inilah.com.
Awalnya Misbah tidak mengetahui jika terjadi keanehan di pertemuan calon hakim agung dan Anggota Komisi III. Namun Misbah mendengar keduanya sedang berbisik dan memergoki ada sesuatu yang diberikan dari calon hakim agung ke anggota komisi III itu.
"Awalnya saya kira cuma buang air kecil saja, tapi dia memberikan sesuatu ke anggota itu," imbuhnya.
Setelah benda yang mirip amplop itu berpindah tangan ke anggota Komisi III, kemudian anggota Komisi III itu langsung keluar dan diikuti dengan calon hakim agung Sudrajad Dimyati.
Komisi III DPR memang sedang melakukan fit and proper test calon Hakim Agung. Ada 12 nama calon yang diuji. Namun, untuk Rabu (18/9/2013), dijadwalkan 6 calon. Hingga saat ini, masih dilakukan fit and proper test. (bbn)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5698 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2536 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan