Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
RSUD Buleleng Belum Keluarkan Visum
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Belum adanya permintaan secara resmi dari Kepolisian, pihak Rumah Sakit Umum Daerah, RSUD Kabupaten Buleleng belum mengeluarkan secara resmi hasil pemeriksaan ataupun visum terhadap Wayan Dadi, tahanan Polres Buleleng yang mengalami penyiksaan oleh oknum anggota di Sat Reskrim Polres Buleleng.
Direktur RSUD Kabupaten Buleleng, dr. Nyoman Mardana, mengungkapkan, belum bisa memastikan kondisi korban Wayan Dadi akibat penganiayaan ataupun penyiksaan.
Hasil visum et repertum terhadap pasien belum ada, sedang kita kerjakan. Belum bisa diterangkan dan hasil visum hanya dipertukkan kepada pihak penyidik,†jelasnya.
Direktur RSUD Buleleng Mardana mengatakan kondisi korban saat masuk ke Instalasi Gawat Darurat, IRD RSUD Buleleng, tidak menunjukan adanya luka-luka yang serius akibat penganiayaan.â€Keluhan saat masuk ke IRD hanya rasa sakit biasa dan kelelahan,†ujarnya.
Sebelumnya, Wayan Dadi yang berstatus sebagai tahanan Polres Buleleng terpaksa dilarikan ke RSUD Buleleng, lantaran mengalami rasa sakit dan kencing darah karena diduga disiksa sepuluh anggota Sat Reskrim Polres Buleleng di pekuburan Cina, Pantai Lingga Singaraja.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3858 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1929 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1689 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1509 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun