Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Dishub Gianyar Tetapkan Rekayasa Lalin Tahap Kedua di Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gianyar resmi menetapkan skema rekayasa lalu lintas tahap kedua sebagai solusi untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan wisata Ubud.
Penetapan skema tersebut dilakukan setelah Dishub Gianyar melakukan evaluasi dan tiga kali uji coba rekayasa lalu lintas secara bertahap di sejumlah ruas jalan yang terdampak.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar, I Wayan Arthawan, mengonfirmasi penetapan skema tahap kedua tersebut. Berdasarkan hasil pemantauan di seluruh ruas jalan terdampak, skema ini dinilai paling optimal dalam menjaga kelancaran pergerakan kendaraan.
"Kami sudah melakukan rekayasa alternatif sebanyak tiga kali. Melalui percobaan tersebut, kami dapat melihat langsung kondisi riil di semua ruas jalan serta menguji beberapa metode pendukung lainnya," ujar Arthawan saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2026).
Skema tahap kedua dipilih setelah Dishub Gianyar menyerap aspirasi masyarakat lokal sekaligus menganalisis kondisi lalu lintas berdasarkan data lapangan.
Untuk mendukung penerapan skema tersebut, langkah perbaikan dan penyempurnaan marka jalan maupun penunjuk arah mulai direalisasikan di sejumlah titik.
“Dengan evaluasi teknis dan pertimbangan masukan dari masyarakat setempat, skema tahap kedua ini terbukti memberikan dampak yang lebih baik. Kemarin kami sudah mulai melakukan langkah-langkah perbaikan di lapangan,” jelasnya.
Arthawan menegaskan, mobilitas kendaraan di Ubud sangat dinamis. Tingginya pergerakan kendaraan pariwisata, angkutan barang, hingga mobilitas harian masyarakat lokal menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam pengaturan lalu lintas.
Karena itu, Dishub Gianyar akan melakukan evaluasi secara berkala untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan, khususnya saat memasuki periode liburan.
"Kondisi lalu lintas di Ubud akan selalu berfluktuasi. Untuk saat ini, skema tahap kedua adalah langkah paling tepat yang kita terapkan, namun penyesuaian akan tetap bersifat fleksibel jika situasi di lapangan membutuhkan tindak lanjut," pungkas Arthawan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3256 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 743 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 684 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman