Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Dishub Gianyar Tetapkan Rekayasa Lalin Tahap Kedua di Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gianyar resmi menetapkan skema rekayasa lalu lintas tahap kedua sebagai solusi untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan wisata Ubud.
Penetapan skema tersebut dilakukan setelah Dishub Gianyar melakukan evaluasi dan tiga kali uji coba rekayasa lalu lintas secara bertahap di sejumlah ruas jalan yang terdampak.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar, I Wayan Arthawan, mengonfirmasi penetapan skema tahap kedua tersebut. Berdasarkan hasil pemantauan di seluruh ruas jalan terdampak, skema ini dinilai paling optimal dalam menjaga kelancaran pergerakan kendaraan.
"Kami sudah melakukan rekayasa alternatif sebanyak tiga kali. Melalui percobaan tersebut, kami dapat melihat langsung kondisi riil di semua ruas jalan serta menguji beberapa metode pendukung lainnya," ujar Arthawan saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2026).
Skema tahap kedua dipilih setelah Dishub Gianyar menyerap aspirasi masyarakat lokal sekaligus menganalisis kondisi lalu lintas berdasarkan data lapangan.
Untuk mendukung penerapan skema tersebut, langkah perbaikan dan penyempurnaan marka jalan maupun penunjuk arah mulai direalisasikan di sejumlah titik.
“Dengan evaluasi teknis dan pertimbangan masukan dari masyarakat setempat, skema tahap kedua ini terbukti memberikan dampak yang lebih baik. Kemarin kami sudah mulai melakukan langkah-langkah perbaikan di lapangan,” jelasnya.
Arthawan menegaskan, mobilitas kendaraan di Ubud sangat dinamis. Tingginya pergerakan kendaraan pariwisata, angkutan barang, hingga mobilitas harian masyarakat lokal menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam pengaturan lalu lintas.
Karena itu, Dishub Gianyar akan melakukan evaluasi secara berkala untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan, khususnya saat memasuki periode liburan.
"Kondisi lalu lintas di Ubud akan selalu berfluktuasi. Untuk saat ini, skema tahap kedua adalah langkah paling tepat yang kita terapkan, namun penyesuaian akan tetap bersifat fleksibel jika situasi di lapangan membutuhkan tindak lanjut," pungkas Arthawan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5748 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4589 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2550 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan