Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Tokoh Adat dan Kalangan Kampus Menolak
BERITABALI.COM, BULELENG.
Wacana pembuatan lokalisasi bagi para pekerja sek komersial atau PSK di Kabupaten Buleleng, sebagai antisipasi penyebaran penyakit HIV AIDS, mengundang beragam reaksi penolakan dari tokoh adat dan kampus.
Menurut tokoh adat Buleleng Made Rimbawa, solusi mengatasi HIV AIDS itu sangat penting, namun untuk daerah Bali yang masih memegang pariwisata budaya, tidaklah tepat membuatkan lokalisasi PSK. â€Lebih tepat kalau solusi itu meningkatkan lapangan kerja,†tegasnya.
Penolakan yang sama juga datang dari kalangan kampus. Rektor Universitas Panji Sakti, Unipas Singaraja, Gede Made Metra mengatakan, penyakit HIV AIDS bagaikan gunung es.
Yang kelihatan hanya puncaknya saja, padahal yang tidak terdata sangat mungkin dalam jumlah yang sangat banyak. Namun, solusi membuatkan lokalisasi tersebut merupakan solusi yang tidak menemukan jalan keluar,†ungkapnya.
Sebelumnya, wacana pembuatan lokalisasi bagi para PSK di Buleleng, terungkap saat pansus DPRD Kabupaten Buleleng membahas rancangan peraturan daerah atau ranperda HIV AIDS. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5752 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4590 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2550 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan