Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Tokoh Adat dan Kalangan Kampus Menolak
BERITABALI.COM, BULELENG.
Wacana pembuatan lokalisasi bagi para pekerja sek komersial atau PSK di Kabupaten Buleleng, sebagai antisipasi penyebaran penyakit HIV AIDS, mengundang beragam reaksi penolakan dari tokoh adat dan kampus.
Menurut tokoh adat Buleleng Made Rimbawa, solusi mengatasi HIV AIDS itu sangat penting, namun untuk daerah Bali yang masih memegang pariwisata budaya, tidaklah tepat membuatkan lokalisasi PSK. â€Lebih tepat kalau solusi itu meningkatkan lapangan kerja,†tegasnya.
Penolakan yang sama juga datang dari kalangan kampus. Rektor Universitas Panji Sakti, Unipas Singaraja, Gede Made Metra mengatakan, penyakit HIV AIDS bagaikan gunung es.
Yang kelihatan hanya puncaknya saja, padahal yang tidak terdata sangat mungkin dalam jumlah yang sangat banyak. Namun, solusi membuatkan lokalisasi tersebut merupakan solusi yang tidak menemukan jalan keluar,†ungkapnya.
Sebelumnya, wacana pembuatan lokalisasi bagi para PSK di Buleleng, terungkap saat pansus DPRD Kabupaten Buleleng membahas rancangan peraturan daerah atau ranperda HIV AIDS. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli