Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 26 Juli 2026
Siswa SMPN 1 Singaraja Wakili Bali Olimpiade Sains
BERITABALI.COM, BULELENG.
Empat orang siswa-siswi SMP Negeri 1 Singaraja kembali mengukir prestasi gemilang, dan mewakili Propinsi Bali dalam Olimpiade Sains ke tingkat nasional. Keempat siswa itu masing-masing Ni Made Yeti Sukmayani, Deksi Maharani, Agung Seputra Paramasidi dan Ariska Putri.
“ Keempat siswa dan siswi kita mewakili Bali dalam lomba olimpiade Biologi, Fisika dan Bercerita setelah menyisihkan pesaingnya pada seleksi bulan Mei dan Juli lalu, ” ungkap Kepala SMPN 1 Singaraja, Ketut Bawa.“ Menurut rencana, keempat siswa itu akan berlomba di Surabaya dan Jakarta.
Olimpiade Sains akan digelar di Surabaya, 2 hingga 8 September mendatang. Sedangkan, lomba bercerita akan digelar di Jakarta pada tanggal 2 hingga 5 September mendatang, ” papar Ketut Bawa.Ni Made Yeti Sukmayani, siswi yang akan bersaing pada bidang biologi mengatakan persiapannya selama ini cukup matang.
Apalagi selama ini dirinya juga dibimbing oleh dosen-dosen Undiksha.Ariska Putri selaku wakil Bali pada lomba bercerita mengaku telah menguasai tujuh dari sepuluh materi yang akan dilombakan pada tingkat nasional.
Cerita dengan tema kepahlawanan ini akan dimantapkan hingga tampil ditingkat nasional 2 hingga 5 September mendatang.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3856 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1910 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1629 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1516 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1502 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun